Situs Togel Online Terpercaya
Situs Togel Online Terpercaya

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label Sakong.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sakong.. Tampilkan semua postingan

Cerita Dewasa Terjadi karena Aku Liat Kakak Ipar Ku Yang Tengah Masturbasi

April 05, 2019
•

Cerita Dewasa Terjadi karena Aku Liat Kakak Ipar Ku Yang Tengah Masturbasi 



Mengintip Kakak Iparku Yang Sedang Masturbasi Nama Aku Johan, Togel Singapura aku adalah seorang lelaki yang sudah menikah, istriku punya seorang kakak laki – laki yang telah beristri, istrinya sebut saja namanya Linda, dengan Linda dulu ketika kami masih sama2 pacaran, kami pernah dekat dan menjalin hubungan. Namun setelah kami sama2 menikah, kami menjauh, bahkan Linda sangat menjaga jarak denganku. Jujur aku sendiri masih menyimpan hayal dengannya, tubuhnya memang kurang berisi, payudaranya juga tidak besar, tapi permainan sex nya luar biasa, libido yang besar membuatku sering terbayang dirinya. Sering pada suatu saat aku berusaha menggodanya, tapi sulit. Linda dan suaminya (kakak istriku) tinggal mengontrak sebuah rumah kontrakan yang kecil tepat di seberang sebelah rumah mertuaku yang juga mertua dia. Ketika aku berkunjung k rumah mertua ku otomatis aku juga pasti bertemu dengannya dan suaminya. Suatu Ketika aku sedang berkunjung ke rumah mertuaku, tentunya dengan istri dan anakku, karena rumah mertuaku berada di luarkota tempat aku tingal, otomatis biasanya aku menginap.


Hari Minggu kami disana, Aku bertemu dengan Linda, kami salam dan berbasa basi seperti biasa, aku masih saja terpesona melihatnya, apalgi dia hanya pakai celana pendek dan kaos oblong tipis, aku berusaha berlama-lama bersalaman dengannya, tp dia buru2 melepasnya. Aku berhasrat sekali dengannya tapi segera kubuang jauh2 pikiran itu karena keluarga sedang berkumpul tidak mungkin itu trjadi. Esok hari, subuh2 sekali istriku, kakaknya (suaminya Linda), dan adik2nya, sudah bersiap2 berangkat acara keluarga sekaligu ziarah ke makam leluhurnya, mereka berangkat dengan Pamannya, Ibu dan seluruh keluarga. Hanya Aku putuskan tidak ikut karena masih cape dan malas. jadi hanya AKu dan Kakak Perempuan ibu mertua yang sudah sangat tua dan sulit berjalan yang tidak bisa ikut, Oh iya Linda juga tidak ikut karena dia hari itu tidak libur. Sial sekali pikirku, kukiran pagi ini bisa melihat alin dan ada kesempatan untuk menggodanya. Pagi itu keadaan rumah sudah sepi, semua sudah berangkat, kecuali aku dan uwa. tiba2 terdengar alin masuk dari pintu belakang dari arah kontrakannya, bertanya pada uwa “wa, saklar di kontrakan rusak wa, jadi air sama lampunya ga bisa nya nyala, mana Linda harus kerja lagi, si mas sama yng lain udah berangkat lagi gada yang bisa dimintain tolong”.


 Mendengar itu ingin rasanya aku segera beranjak dari ruang tengah menawarkan bantuan, tapi sebelum aku bicara uwa sdh menimpali “Tuh ada ada Johan, dia ga ikut, minta tolong aj ya”, mendengar itu aku langsung menimpali ” Udah sini Lin aku coba liat sapa tau bisa” ” Ngga usah ngerepotin” jawab Linda sambil berbisik ” ntra macem2 lagi”. Pikirku tau aja dia kalau aku punya niat macem2, tapi demi jaga gengsi aku bilang “Ada-ada aja, gini aj deh, selagi aku betulin saklar dikontrakan mu, Linda disni aja dulu sampe beres, mandi disni aja” Dari gerakgeriknya dia hendak menolak namun Uwa buru2 bilang ” ya udah sekarang cepat betulin Yo, Linda disni aja dulu” Membawa Peralatn listrik, obeng, gunting dsb, Linda menuntunku ke kontrakannya, sekaligus dia membawa perlengkapan mandinya untuk mandi di rumah mertua. Setelah Linda menerangkan masalahnya aku pun segera memperbaiki saklar kontraknya, dimana saklar ini sebagai penghubung listrik induk dengan listrik rumahnya, sementara Linda mandi di rumah mertua. Sekitar 15 Menit sudah aku memperbaiki saklar di kontrakannya, Linda Pun belum juga selesai mandi. Sesekali aku bolak balik ke rumah mertua untuk mengambil beberapa keperluan, suatu kali ketika aku bolak balik.


Aku penasaran, jiwa nakal ku muncul, Hayalku membayangkan Linda yang sedang Bugil, tanpa sehelai benang pun ditubuhnya, terbayang tubuhnya dibasuh sabun, payudara dan vaginanya, pikiranku pun smkn nakal aplg setauku pintu kamar mandi disini tidak bisa tertutup sempurna sehingga ada bnyk celah untuk mengintip. .. Uuh.. ku intip Uwa sedang dikamarnya, mungkin tidur, maka hayalku memberanikan untuk Mengintip Linda yang sedang mandi, dari balik celah pintu yang rusak,. Perlahan kuintip, wow kulihat Linda menyamping, bugil seluruh tubuhnya dipenuhi busa – busa sabun, tangannya yang lentik mengusap perlahan toket nya, oh.. dia meremas2 toket nya sambil memejamkan mata, melihat ini kontolku tak kuasa makin menegang, aplagi kemudian aku dikagetkan Dengan adegan berikutnya: Linda Mengusap vaginanya, memasukkan jarinya kedalam vaginanya, ah apakah dia sedang masturbasi? pikrku.. terus dia mengocok vaginanya sebari mendesah tak karuan, aku semakin tegang melihatnya, kontolku tak kuasa menegang, andai saya aku dapat menyetubuhinya.. . Sedang asik bermain Dengan kelamin masing2, terdengar suara dari Dalam Ruang tengah: ” Liinn, kalau sudah mandinya, kesini dulu bentar ya..” Linda yang keknya sedang asik memainkan vagina terkaget langsung saja menjawab ” Iya Wa..” Begitupun dengan aku buru2 aku beranjak dari intipan ku dan segera kembali ke kontrakan Linda meneruskan memperbaiki saklar.


Fyuhh Casino Online.. benar2 tontonan yang membuat nafsu memuncak.. Pikiranku tidak bisa konsen memperbaiki saklar, padahal aku sudah mau selesai. Ah kucoba hilangkan pikiran kotor itu dan kembali ke tugasku semula. beberapa saat kemudian Linda masuk ke rumah, habis mandi dengan (sayangnya) sudah menggunakan kaos dan celana pendek, padahal harapku dia hanya memakai handuk saja. Seketika dia bertanya padaku ” belum selesai juga memperbaikinya? lama bnr” .. Aku jawab ” ya iyalah kan harus hati2, emangnya mau kalo nyetrum dan kebakaran”.. msh terbayang bagaimana adegan tadi kulihat di kamar mandi, maka muncul hasrat ku untuk menggodanya, menyetubuhi, atau bahkan memperkosanya. Kulanjutkan tanyaku “udah mandinya Lin?”dengan sedikit sinis khasnya dia menjawab ” ya udah lah ngapain juga lama2″, aku : “udah tuntas ya aktifitasnya di kamar mandi” Linda: ” maksudnya? ya udah lah dah tau uda keluar kamar mandi berarti udah donk” Aku: “yaa kirain aj ada yang masih nanggung” Linda: Apaan sih, ga ngerti, udah ah cepetan benerin listriknya, aku mau ganti baju ni, susah kamarku kan gelap” Aku: gelap bukan berarti ga bisa ngapain2 kan.. buktinya jadi tuh anakmu waktu gelap2 kan? hahahaha.. udah tuh dicoba listriknya, coba aj lampu ama airnya .. Linda: iya aku coba.. sebari dia coba satu persatu stopkontak, Linda melanjutkan pembicaraan ” iya dulu gelap2an enak si sebelum ada si Tina (anaknya) , sekarang ..uuhh.. dah bosen kali si angga (suaminya – kakak istriku) udah jarang.


eh Johan udah oke nih semua lampunya” Aku: ahh kan banyak alternatif.. bisa sendiri atau cari bantuan lah… Syukurlah kalau sudah ok, dicoba juga airnya nyalain trs ganti baju kerja gih, ntar telat” Linda: ahh alternatif apaan maksudnya yo… (sebari melirik nakal kearahku), bosennya juga kali kalau sendiri,, dah aku ke kamar mandi cek dulu, Linda berlalu menuju kamar mandi diujung belakang kontrakannya, sebari aku mengikutinya dari belakang, kalimat terakhir dari mulutnya membuat hasrat ku makin bergetar, “bosen sendiri” dalam hatiku, hayalku trus bermunculan, apakah aku perkosa saja ketika dia di kamar mandi? kubekap dari belakang meremas toket nya, memaksanya .. tapi kalau ketauan gmn? kalau Linda berteriak kencang gimana, sedang dinding pemisah antar kontrakan di tempatnya tidak tebal, tak tahan rasanya ingin menjilat lehernya yang lnjang, menikmati langsing tubuhnya.. Hayalku sejenak terhenti oleh teriakan Linda ” aduuhh yoo.. basah kuyup.. dah jalan lagi nih airnya.. tapi nyemprot banget..untung belum pake baju kerja..” dengan segera aku menghampirinya ” ya bagus donk,, berarti dah jalan lagi, ga da masalah lagi kan, baru disemprot sama air, gimana kalau semprotan yang kental..” goda ku.. Linda menjawab ” yaa kalau itu enak donk.. ” sebari dia membalikkan badan ke arah ku dan membuat mataku terbelakak,, air yang membasahi kaosnya.


Membuat lekuk tubuh dan payudaranya tercetak sempurna, dan yang membuatku menelan ludah adalah Linda belum memakai bra!! ternyata sejak tadi dia hanya memakai kaos saja.. badanku makin gemetar.. kontolku makin ngaceng tak tertahan dibalik celana tidurku.. “heh.. melotot aj!! liatin apa ayoo… udah mau ganti baju kerja sekalian, tuh beresin tuh yang dalam celana di kamar mandi” sebari tertwa kecil keluar dari kamar mandi. dengan malu aku masuk kamar mandi segera beresin celana, ku keluarkan kontolku, sudah ngaceng sekali kontolku, tak tahan rasanya, apa aku onani saja pikirku, ah tidak, masa sih aku menyia-nyiakan kesempatan dengan Linda, tak ada orang disni.. pikirku mengalir liar, sampai tanpa sadar, ternyata Linda memperhatikan aku dari balik lubang pintu kamar mandi yang memang tidak tertutup, .. “hayyo kenapa lin.. susah ni mau dituntasin, bantuin donk..” secepat itu aku langsung bicara sebari mengusap2 kontolku, Dengan kelagapan Linda beranjak pergi sebari bicara ” apaan sih, sendri aja gih, atau minta sama istrimu, udah ah ganti baju dulu ah udah mau kerja nih” aku pun mngikutinya berjalan menuju kamar, kulihat dari luar, dikamarnya dia dudukdi ranjangnya spt termenung, dia hendak membuka bajunya tapi terhenti ketika tangannya menyentuh payudaranya sendiri, dia usap2nya, mungkinkah dia juga sebenarnya terangsang dan sedang ingin bercinta tapi dia gengsi untuk jujur padaku.. aku beranikan maksud ke kamar tidur kecilnya yang hanya cukup untuk satu ranjang dan sedikit ruang itu.


Dari belakang kubisikkan ditelinganya “aku kangen ih masa-masa kita dulu, aku kangen banget sama kamu, dah lama mendam rasa ini Lin”, dengan nada tinggi dia bilang ” Kamu masuk kamar orang ya ga sopan, ngomongnya ngawur ah, males ah, kita tuh udah sama2 nikah, dah punya anak lagi, inget tuh,..” aku: kalau perasaan susah Lin (kupegang bahunya ku balikkan tubuhnya sehingga Poker Online menghadapku), “aku sayang banget sama kamu Linda, sering aku terbayang dirimu yang jadi istriku”..tak kuasa aku memandangnya wajahnya dan memandang kaos basahnya yang setengah terbuka, tercetak jelas payudara mungilnya Linda: “inget .. kita udah … ” belum selesai dia bicara aku langsung kecup bibirnya, kulumat bibirnya kuat2.. aku berusaha mendekap tubuhnya, sebelum Linda mendorongku, duduk menjauh dari aku, berusaha unutk menamparku namun dengan segera ku pegang tangannya, “aku sayang banget lin sama kamu, sekalian lah bantuin aku tuntasin ya..” kuberanikan diri mendekatinya lagi tanpa melepas genggaman tanganku padanya, sebelah tanganku membelai rambut lurusnya, kurebahkan kepalaku, mulutku di telinganya, kubisikan “i luv u so much lin, please.. sekali ini aja, aku janji gakan jadi panjang, ..” kukecup langsung daun telinganya, kujilat, Linda menggelinjang, dia memejamkan mata, tanpa perlawanan, kuanggap itu tanda setuju atas permintaanku. kuciumi kujilati telinganya, kuberanikan menjalarkan lidahku tak hanya di sekitar telinga, menjalar ke pipinya menuju bibirnya, sekali lagi aku kecup bibirnya, kujilati, kusedot,.


kali ini tanpa perlawanan, meski dia masih tak menggerakan bibirnya, aku terus melumat bibirnya, nafsu sudah membara sejak tadi, kusogokkan lidahku kedalam mulutnya yg masih rapat, kupaksa masuk kedalam mulutnya, tak lama dia menyerah juga, kumainkan lidahku didalam mulutnya, menyentuh lidahnya, menjilati lidahnya, kurasakan dera nafasnya semakin kencang, kucekatkan tubuhnya, kulumat terus bibirnya yang mulai terbuka, sesekali membalas ciumanku perlahan. aku mulai melepaskan genggaman tanganku, kupegang kepalanya sebari tetap menciuminya, sementara tanganku yang satu mengusap, menyentuh2 lehernya punggungnya, memainkan telinganya, Ciuman itu berlangsung cukup lama, lama kelamaan Linda mulai membalas ciumanku, dia mulai memainkan lidahnya, beradu Dengan lidahku, mulutnya mulai berani melahapku, ciuman lahap dan kasarnya mulai nampak, desahan desahan nya mulai terasa trdengar .. Hmmm Hhh hsthhh… itu yang aku suka dan aku rindu darinya.. ciuman kami semakin panas, kedua tangannya mulai memelukku, satu tangannta mengacak2 rambutku, tubuhku mulai menempel Dengan tubuhnya yang masih terbalut kaos yang basah.


Tanganku mulai berani menelusup kebalik kaosnya yang basah dan setengah terbuka, kuraih toket nya yang sedari tadi tercetak dibalik kaosnya, kuremas toket nya, AKKHHHHHHHHHH OOKHHHHHHH….OoHHhhhdsthh, erangan keras keluar dari mulutnya ketika ku remas toket nya, ku mainkan putingnya yang sudah mengeras, Kubuka kaosnya yang basah, tanpa kesulitan, kutau sejak awal dia sudah tidak memakai bra, kujalarkan lidahku kelehernya, uhh HHsshtstthh.. Linda tak hentinya mendesah tak karuan.. kulanjutkan juluran lidahku bibirku menciumi sampai toket nya Linda yg masih terduduk di ranjang dan aku yang sudah setengah jojok di lantai, sebelah toket nya kujilati perlahan, sebelah kuremas dengan tanganku.. Hhhhhsthh.. kujilat toket nya perlahan memutar dari pinggir toket nya memuncak ke puting .. kutarik kencang2 putingnya, semua kulakukan bergantian kanan kiri, yang makin membuat Linda nafsu nya membesar, kulanjutkan petualangan lidahku keperutnya ku perosotkan celana tidurnya, ahhh … darahku serasa makin mendesir melihat langsung pemandangan tanpa CD, langsung kulihat vaginanya, Memeknya yang tadi hanya kulihat dari intipan di kamarmandi, kini didepana mataku Dengan Linda yang sudah berbugil ria.


Segera saja petualangan bibirku berlanjut di bibir memeknya Linda. . OOhhh sedap sekali, aromanya semerbak habis mandi dicampur aroma cairan dari memeknya yang sudah becek sekali.. kulahap habis memeknya, kuciumi sekitarnya, kujulurkan lidahku masuk kedalam liang memeknya yang memang sudah longgar, kusogoh habis2n liang memeknya, Linda menjerit kuat ” AHHHH oohhh… ughhh.. dibenamkan nya wajahku sedalam-dalamnya ke liang memeknya, tangannya benar2 mengacak-acak rambutku, mendorong kepala ke memeknya, sesekali mejenggut rambutku.. oohh uhh.. sedang asik memainkan memek Linda, tiba2 tangannya mendorong kepalaku keluar “Linda udah ga tahan banget jon mau orgasme nih, tp gamau sekarang ya ” dia bilang. Aku hanya mengangguk dan berkata “apapun mau kamu sayang” Linda mengangkat tubuh yang setengah jongkok untuk duduk disampingnya diranjangnya, “sekarang giliran Linda” ucapnya, segera Dengan kasarnya dia membuka kaosku, dikecup dan dilumatnya bibirku Dengan liar, dipegangnya kepala erat2 dijilatinya pipiku bibirku, seluruh wajahku, telingaku dijilatinya kanan kiri, digitnya,, Akkhhhhhhhh Lin enak banget,, ughh,,,,,,, tanganku pun meraih toket nya meremas2nya, sebari bibir Linda menjamahi wajahku, telingaku, leherku nyaris saja di cupangnya, sebelum aku melarangnya khawatir ketauan istriku.


Linda menjamahi tubuhku dengan liar, dadaku, perut buncitku, dia tarik puting susu ku yang berbulu, tangannya liar menjamahku, membuka celana pendekku, memerosatkannya berikut Dengan CD ku, ko0ntolku sudah sangat , menegang kencang dan memerah.. Ahhh senyum liarnya Linda sebari menatap liar padaku, dia menjulurkan lidahnya memainkan kepala kontolku. Akhhhh Linnn.. enak banget.. dia mengocok2 kontolku sebari menjilati ujung kontolku, dia berjongkok dilantai, memainkan kontolku, menghisapnya, naik turun, makin kencang makin kencang.. Ohh aku tak tahan lagi.. dijilatinya kontolku.. Dia kemudian mencabut mulutnya dari kontolku, dia berdiri menghadapku yang masih terduduk, kesempatan ini kupakai unutk menjilat lagi memeknya yang sudah sangat becek, meremas toket nya kuat2.. ahh indah sekali pemandangan ini tubuh Linda berdiri dihadapanku, seolah dia sedang stripsis, bergerak menggelinjang karena rangsanganku ke dlm memek dan toket nya.. baru sebentar kumenikmati itu, Linda mendorongku keras, sampai aku terlentang diranjangnya, ranjang tempat biasa dia bersetubuh Dengan suaminya. ucapnya ” Linda udah ga tahan Jon.. dia menaiki tubuhku diranjang, diarahkan memeknya kearah kontolku, Bleesss,,, aakhhhh Ugghhhhhhhhhh kami mengerang bersama-sama.. Linda menindihku.. women on top,, digerak2n tubuhnya… kami berciuman liar..


berulang kali dia berkata “udah gakuat Linda ih..” .. aku berusahan membanting tubuhnya, membalik posisi, kali ini dia dibawah.. aku kocokkan kontolku semakin cepat dan kencang.. erangan Linda udah tak tertahankan lagi.. “trus.. ayo dong…” ucapnya.. dia trs menggelinjang menggerakan bokongnya.. ” aku juga ga kuat lin” .. ayo dong kit bareng lagi..” tenaga Linda begitu kuat mendorong kembali terguling mebalikkan posisi.. dia kembali diatas, kali ini dia duduk berkuda.. menggerak-gerakan pantatnya, tubihku bangun meraih toket nya.. darahku mendesir.. sekecap saja aku sedot toket nya.. meremas toket nya.. lian sudah tak kuasa hendak keluar.. AkhhhhhhhhhhOhhh YESsss Agen Bola Terpercaya……. uughhhhhhhhhhhhhhh ” Linda keluar.. Ohhhhhhhhhhhh… Peluk erat  Jon, gigit puting Linda,” suaranya mengacau tak karuan..”‘akhhhhhhhhh… kelellllllllllllllluuaarrrrrrrrr…”””” … Linda orgasme” tubuhnya semakin kuat mendekap, memeknya basah… “Kamu curang Jon … ga bareng” Linda berbicara kacau sebari orgasme.. tubuhnya mulai melemas… kesempatanku membalikkan lagi tubuhnya.. kali ini kukocokkan kuat2 kontolku.. akhhhh.. aku keluar lin… “kucabut dan kubasahi tubuh dan mulutnya.

Nafsu Besar ABG Centil Saat Melihat Batang Tegak

April 03, 2019
•

Nafsu Besar ABG Centil Saat Melihat Batang Tegak



cerita ini bermula dari perkenalanku dengan seorang gadis anak ABG di lingkungan rumah tempat tinggal kostku, yang belakangan ini aku ketahui bernama Vany. Vany adalah seorang cewek ABG, tingginya kira kira 150 cm dengan body yang menurutku gak bohay dan gak montok dengan toket gak besar2 amat, ya pas lah untuk ukuran tubuhnya yang masih seumuran abg meranjak dewasa, Semakin lama aku kenal dia akhirnya kita semakin dekat, kadang2 dia maen ke tempat kostku yang bebas dimana cewek seenaknya bisa keluar masuk kedalam kamar kostku. Poker Online

Dia sering curhat ama aku, tentang keluarganya dan tentang kerjaannya.perlu diketahui si Vany ini putus sekolah karena ortunya tidak mampu bayarin doi sekolah…alhasil dia harus bekerja buat ngebantuin ortunya.

sanking seringnya dia maen kekostanku kadang2 dia pernah ketiduran dikamar kostku…aku sih ga keberatan klo dia mo tidur2an tapi imron ane ini ga bisa dipungkiri udh gedek2 aje ngeliat tubuh Vany yang lagi tiduran dikasur…bawaannye mo nidurin aje, sering juga waktu aku pergi Vany maen kekamar kostku, aku emank sengaja ngasih duplikat kuncinya ama dia…kali2 aja dia mo maen2!!

Sampai suatu hari aku dengan tergesa2 pulang dari tempat kerjaku, karena ada sesuatu yang ketinggalan dikamar kostku. Segera aku buka pintu kamarku…tiba2 ada yang aneh nih, aku rasakan kandung kemihku penuh sekali. Aku kebelet pipis. Benar-benar kebelet pipis, sudah di ujung lah. Cepat-cepat aku bergegas kekamar mandi yang kebetulan berada didalam kamarku. Ketika kudorong ternyata sedang dikunci, “Hey..! Siapa di dalam..? Buka dong..! Udah nggak tahan..!” aku berteriak sambil menggedor-gedor pintu.

“Akuu..! Tunggu sebentar..!” ternyata terdengar suara dari dalam yang aku yakin suara si Vany.
“Kreekk..!” terbuka sedikit pintu kamar mandi, kepala Vany muncul dari celahnya.
“Ada apa mas..?” katanya.

Tanpa menjawab pertanyaannya, aku langsung nyerobot ke dalam karena sudah tidak tahan. Langsung aku kubuka reselting celanaku dan membuka celana dalamku ,“Serrrr…” keluar air seni dari penisku, Kulihat Vany yang berdiri di belakangku, badannya masih berdiri terpaku melihat aku yang dengan cueknya mengeluarkan kejantananku. Akhirnya aku tersadar dan segera memasukkan penisku kedalam sangkarnya. sambil gugup aku membalikkan badanku dan memandang Vany yang masih berdiri tetegun dengan tingkahku barusan. Agen Bola Online

” eh….sorri ya van, aku lupa kamu ad disini…”
” E e e…nggak koq mas, nggak pa pa…” suara Vany terdengar gugup bercampur malu.
” Anu anu mas itu….” sambil tangannya menunjuk pada penisku.
” kenapa van?? ada apa dengan anuku…??”
” Celananya belum dikancingin mas…” katanya terbata2.

Aku semakin malu jadinya salah tingkah aku didepan Vany…

” Eh ya ……”
” Tadi kamu lihat semuanya ya van??” tanyaku sembari menggodanya.
” Iya mas dikit…”
” Masa cuma dikit??” kataku menggoda Vany.
” Iya beneran ….ih mas genit ah…” sambil mencubit pinggangku dia mengerling kearahku.

Amboiiii…..matanya dan bibirnya itu loh…bikin aku gak kuat…

Kami berdua berbincang-bincang beberapa saat dan kemudian aku mengajaknya ke pinggiran kasur untuk duduk dan ngobrol. Disana aku bertanya kepadanya, ” Kamu tadi suka nggak liatin punya aku van…??”

Vany sedikit kaget dengan pertanyanku…. dengan malu2 dia menjawab

” ya…. mas “.

betapa senangnya hatiku timbul pikiran jorok dalam otakku, aku ingin menidurinya saat ini, aku udh lupa dengan kerjaan yang tadi ketinggalan dikamar untuk aku bawa kembali kekantor. Di otakku cuma ada satu pikiran gimana caranya meniduri Vany.

Secara spontan aku merangkul dan mencium kening Vany . Dia diam saja, sehingga membuatku semakin penasaran. Lalu kupeluk pinggangnya dan kucium telinga serta lehernya, sehingga aku mulai merasa Vany terhanyut oleh permainanku. Setelah itu aku melakukan sedikit permainan padanya, dan nampaknya Vany benar-benar terbawa nafsu, aku bertanya kepadanya.

“Van, aku boleh nggak membelai tubuhmu?” kataku sambil berusaha melepaskan kancing bajunya.

Ternyata Vany melakukan perlawanan, sehingga aku memegang kedua tangannya dengan tangan kiriku, serta terus membuka bajunya secara paksa. Vany kemudian berhenti melawan. Seluruh kancing bajunya akhirnya berhasil kubuka, namun bajunya tidak kutanggalkan. Dia nampak seksi meskipun toketnya tidak terlalu besar.Langkah pertama, aku mencium rambutnya sambil mengenggam tangannya, sementara tanganku yang lain memeluk pinggangnya. Aku senang karena ternyata Vany memberikan respon. Aku membimbingnya ke atas kasur. Kemudian aku membuka baju dan celanaku, sehingga aku tinggal memakai celana dalamku. Kupeluk dia dan kucium bibirnya. Kumainkan lidahku di dalam mulutnya, dan Vany membalas permainanku. Hebat juga, ternyata dia sangat pandai berciuman dengan lidah. Vany membuka celana dan bajunya, sehingga dia hanya memakai pakaian dalamnya saja. Mataku tidak lepas memandang belahan payudaranya yang terlihat jelas.

“Van, buka dong..!” kataku meminta. Togel Singapura

Vany menurut saja. Dia membuka celana dalamnya terlebih dahulu, sehingga aku dapat melihat vaginanya yang mempunyai bulu2 halus dan jarang….sangat indah dipandang dengan belahan yang berwarna merah muda dihiasi oleh lendir2 yang meleleh dari dalam vaginanya yang diakibatkan oleh rangsanganku tadi. Kemudian dia membuka bra-nya, sehingga kedua payudaranya yang kecil tetapi membulat kencang dengan puting susunya yang kemerahan terbuka polos, tegak menantang untuk dilumat. Dia tersenyum dan mendekatiku. Aku kemudian menjilati telinga dan tengkuknya. Vany kegelian dan tertawa kecil.

Melihat kedua payudaranya yang indah dan mulus itu, hatiku tidak sabar dan ingin segera merasakan kenikmatan kedua benda tersebut. Kusapukan perlahan jariku pada permukaan payudara kanannya yang halus dan lembut. Kuraba puting dan lingkaran areola-nya dengan perlahan, sehingga Vany memejamkan matanya menikmati sensansi di puncak payudaranya. Kucubit perlahan putingnya dan kutarik, sehingga Vany mengeluarkan desahan tertahan. Lalu kukulum payudaranya dan kuhisap dengan kuat seolah-olah aku menyusu padanya dan ingin menyedot seluruh isi payudaranya. Aku menyedot, mengulum, dan menggigit payudaranya bergantian, sehingga aku merasakan kepuasan dari payudara tersebut. Dengan melepaskan perasaan gemas yang telah lama tertahan, tanganku cepat meraih payudaranya dan kuremas dengan kuat, Vany mengaduh kesakitan. Tanganku terasa meremas daging lembut kenyal berisi jaringan kelenjar yang membuat birahiku terbakar.

“Mas..! Pelan-pelan dong..!” katanya sambil mendesis kesakitan tapi nikmat.

Aku melepaskan tanganku dan jariku masuk ke liang vaginanya. Kugesek-gesekkan jariku disana sehingga Vany mengerang. Aku lalu menunduk dan menjilati vaginanya, sehingga Vany mendesah dan melengkungkan badannya. .Aku terus menjilati bibir vaginanya dia bergerak kekanan dan kekiri di tempat tidur, klitorisnya, bahkan jariku kugunakan untuk membuka lubang sanggamanya dan kujilati dinding vaginanya dengan cepat.

Vany menggeliat-geliat liar sambil memegangi kepalaku.

“Ahhh… mhhh… massss…” demikian desahannya sambil menyebut-nyebut namaku.
Aku terus beroperasi di vaginanya. Lidahku semakin intensif menjilati liang kemaluan Vany. Sekali-sekali kutusukkan jariku ke dalam vaginanya, membuat Vany tersentak dan memekik kecil. Kugesek-gesekkan sekali lagi jariku dengan vaginanya sambil memasukkan lidahku ke dalam lubangnya. Kugerakkan lidahku di dalam sana dengan liar, sehingga Vany semakin tidak karuan menggeliat.

Setelah cukup puas memainkan vaginanya dengan lidahku dan aku dapat merasakan vaginanya yang teramat basah oleh lendirnya, aku mengambil posisi dan membuka celana dalamku. Batang penisku sudah tegang dan keras, siap menyodok lubang sanggamanya, Dalam hati aku membatin, “Ini dia saatnya… show time..!”

Aku mengangkat tubuhnya yang kecil itu dan membantingnya ke tempat tidur, sehingga dia telentang sambil mengaduh.

Sebelum dia sadar dengan apa yang terjadi, aku menyodokkan penisku ke dalam vaginanya dengan cepat, sehingga dia berteriak kesakitan.Pelan pelan aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat dan mencengkram erat penisku…. Nyaman dan hangat sekali vaginanya..!kulihat ada bekas darah saat aku tarik keluar penisku ” Hmmmm rejeki nomplok dapet perawan nih ” batinku. Kukocok keluar masuk penisku , sehingga setiap tarikan masuk dan tarikan keluar penisku membuat Vany merasakan nikmat pada vaginanya. Dia mulai terbiasa dengan penisku…Rintihannya semakin menambah nafsuku. Setiap kali penisku bergesek dengan kehangatan alat sanggamanya membuatku merasa nikmat tidak terkatakan. Kemudian aku meraih kedua daging yang berguncang-guncang di dadanya dan meremas-remas daging kenyal padat tersebut dengan kuat dan kencang, sehingga Vany menjerit setinggi langit. Tangannya mencakar tanganku, namun tidak kuperdulikan. Untunglah dia tidak memiliki kuku yang panjang..! Vany orgasme…..kurasakan vaginanya berdenyut memijit penisku serta membasahinya dengan cairan kenikmatannya.

Selanjutnya sambil tetap mencengkeram kedua payudaranya dan tetap menyetubuhinya, aku memutar-mutar tanganku diatas kedua payudaranya. Casino Online

Tanganku merasakan enak sekali mempermainkan kedua daging kenyal kembar miliknya tersebut.

Sementara gerakan sanggamaku semakin cepat, sehingga Vany akhirnya terkulai lemas kehabisan tenaga menahan Nikmat yang dirasakannya. Setelah beberapa saat aku merasakan buah zakarku geli luar biasa dan penisku berdenyut-denyut. Akhirnya aku orgasme, dan penisku menyemprotkan cairan spermaku berkali-kali ke dalam kehangatan rahimnya. Semprotan terakhir membuatku lemas dan terjatuh menindih tubuhnya.

Beberapa lama kami berdua berdiam dengan penisku masih tertancap pada lubang miliknya. Tubuh mungilnya terkulai lemas dengan denyutan jantungnya yang turun naik, menandakan dia sangat kecapaian. Kami saling berpandangan dan akhirnya berciuman…..kami tertidur sampai sore hari…dia kemudian bergegas pulang karena takut dicari ortunya, Akhirnya kami semakin dekat dan kamipun semakin sering melakukannya layaknya pasangan suami istri. baik dikamar kostku maupun dirumah Vany ketika ortunya ga ada dirumah. sampai akhirnya aku harus pergi karena aku ditugaskan di luar pulau oleh kantor pusat. dan kabar terakhir yang aku dengar Vany sempat hamil….tapi tidak diketahui siapa yang menghamilinya.

CERITA DEWASA GADIS CHINA YANG SEKSI DAN ASIK

Maret 31, 2019
•

CERITA DEWASA GADIS CHINA YANG SEKSI DAN ASIK



Bapakku keturunan Barat serta mamahku keturunan Chinese. Kombinasi ini Yang membuatku jadi seseorang wanita tinggi ramping, berkulit putih serta walau tubuhku tidak sangat sexi, bisa kututupi kekurangan itu Dengan wajahku Yang kata orang menarik. Sudah pasti aqu suka mendengarnya, apalagi pada saat Jovan menyebutkan jika bibirku betul-betul menggoda. Memanglah sih aqu belom sempat bercinta Dengan seseorang lelaki, walau demikian jika masalah Yang begituan aqu cukup handal, yah mungkin ketularan sama omes-nya (otak mesum) Jovan serta kawan-kawannya Yang tidak kalah omes. Jadi kesimpulannya, aqu termasuk juga ahli di bidang begituan.

Hari itu, Poker Online kira-kira jam 4 sore tanggal 12 February th. ini, aqu berjalan-jalan dengan Cicyl serta Yeni. Kita sedang mencari suatu hal Yang bisa kita berikan ke lelaki Yang paling dekat Dengan kita, kan 2 hari lagi paklektin, jadi mesti memberikan Yang istimewa donk. Setelah sekitar 2 jam berkeliling mencari barang Yang pas, aqu akhirnya menyerah. Aqu sama sekali tidak memperoleh barang Yang betul-betul spesial untuk pacarku.

Akhirnya kuputuskan untuk mencari ditempat lain saja besok. Aqu pulang tanpa ada membawa apa-apa, berlainan Dengan Cicyl serta Yeni Yang telah memperoleh Yang mereka cari. Aqu memanglah sulit mencari barang untuk Jovan, dia tuch orangnya suka Yang romantis serta sedikit berbau omes gitu lah. Walau demikian aqu yakin, aqu juga akan memperoleh suatu hal untuk dia. Kan jika kita ingin usaha, pasti kita juga akan memperoleh apa Yang kita inginkan.

Singkat cerita, aqu sama sekali tidak memperoleh apa-apa, bahkan juga besoknya juga aqu masih tidak memperoleh apa-apa. Aqu tidak ingin memberikan suatu hal Yang biasa, kupikir lebih bagus aqu tidak memberikan sama sekali daripada kuberikan suatu hal Yang biasa di hari Yang spesial nanti. Nyatanya Jovan telah berinisiatif terlebih dahulu, dia mengajakku candle light dinner. Pas seperti sangkaanku, dia memanglah sukai keromantisan, kita cuma makan sedikit selalu minum sedikit serta kita pernah slow dance dahulu sebelom akhirnya duduk lagi, cuma duduk serta saling melihat.

Tidak tahu karna aqu terikut situasi atau memanglah si Jovan jago (muji gue lagi nih), Yang terang aqu betul-betul menikmati malam itu. Jovan memberikan kalung cantik serta dia memasangkan di leherku.
Selalu diciumnya pipiku dari belakang sambil berkata,

“Biar hari ini jadi hari Yang lo kenang sepanjang hidup lo. serta gue berharap lo juga inget siapa Yang berada di sini ngerayain hari Valentine ini sama lo”
Tidak tahu mengapa, Jovan melaqukan sesuai Dengan apa Yang kuharapkan, hingga aqu akhirnya temukan suatu hal Yang spesial untuk kuberikan padanya. Kuajak dia ke rumahku, aqu tahu persis orangtuaqu tidak ada dirumah, serta dirumah cuma ada si Inem saja.

Sampai dirumah, Jovan duduk di sofa tamu seperti biasa serta kubawakan minuman buat dia. Pada saat aqu balik lagi, Jovan tengah melihat-lihat album fotoku. Dia tersenyum pada saat melihat fotoku waktu masih kecil. Pada saat aqu datang dia segera tersenyum ke arahku. Kuletakkan minuman di meja serta bilang jika aqu tidak bisa memberikan apa-apa di hari Valentine ini, walau demikian aqu miliki suatu hal Yang spesial buatnya di hari spesial ini.

Aqu duduk di samping Jovan, Togel Singapura kubiarkan Jovan memelukku serta menciumku. Bibirnya lembut membasahi bibirku, selalu dia mengambil sirup di meja serta pura-pura menumpahkannya di bajuku.

Kita berdua tertawa dengan, selalu dia berkata,
“Ups.., sorry ya. Mendingan lo ganti pakaian dahulu, nanti masuk angin jika pakai pakaian basah gini. ”

Aqu tahu Jovan memanglah berniat, dia ingin mengajakku ke kamar. Deg-degan juga sih, walau demikian aqu telah berkemauan jika aqu mesti bisa memberikan Yang spesial buatnya hari ini.
Rupanya Jovan sudah mengetahui jika aqu memanglah ingin memberikan suatu hal Yang telah 17 th. kujaga baik-baik. Yap, aqu memanglah memilihnya untuk mengambil kesucianku.

Kurasa memanglah dia orang Yang pas. Aqu ke kamar, serta seperti Yang kuduga serta kuinginkan, Jovan mengikutiku. Selalu dia duduk di ranjangku memperhatikanku jalan ke arah lemari bajuku.
Aqu cuek saja buka pakaian dimuka dia, walau demikian saat aqu ingin buka BREAST HOULDER-ku, Jovan memelukku dari belakang sambil berkata,

“Biarkan malam hari ini jalan lambat, janganlah habiskan saat sangat cepat. ”
Aqu menurut saja, kubiarkan dia mencium leherku, bahuku serta akhirnya menggendongku ke tempat bercinta. Jovan masih belom senang bermain Dengan bibirnya, dia menciumku dua kali, serta begitu kusadar, tahu-tahu BREAST HOULDER-ku telah hilang, tidak tahu kemana. Aqu tidak sadar kapan Jovan buka BREAST HOULDER-ku itu, Yang terang saat ini dadaqu telah telanjang. Mungkin karna aqu sangat terikut situasi.

Jovan mulai jemu bermain Casino Online Dengan bibirnya, kali inilah memakai lidahnya menjilati ujung pentil buah dadaqu. Lembut serta membuatku enak kegelian. Aqu cuma pejamkan mata sambil merasakannya menjilat serta sesekali menghisap ujung pentilku. Tiap kali dia hisap seperti ada setrum di tubuhku, aqu senantiasa menggeliat menahan geli. Aqu tidak bebrapa jemu rasakan nikmatnya permainan lidah Jovan. Tidak tahu berapakah lama aqu terdiam rasakan nikmatnya sentuhan demi sentuhan dari bibir serta lidahnya.

Nyatanya berbarengan Dengan lidahnya bermain, tangan Jovan tidak tinggal diam. Soalnya saat kubuka mata, aqu terperanjat sekali, nyatanya aqu telah telanjang bulat, serta Jovan cuma memakai celana dalam saja. Hebat juga dia bisa menelanjangiku serta melepas pakaiannya tanpa ada bisa kuketahui.

Kucoba untuk bangun, walau demikian tubuhku merasa lemas, aqu sama sekali tidak bertenaga. Aqu tidak bisa melakukan perbuatan apa-apa pada saat Jovan mulai turun selalu mencium pusarku. Selalu tangannya buka pahaqu lumayan lebar. Aqu terasa malu juga pada saat Jovan melihat kemaluanqu. Jovan tidak lama-lama melihatnya, serta tidak lama dia telah menjilati bibir kemaluanku. Agen BolaTerpercaya

Cerita Dewasa Tubuh Dina Tetangga Sangat Menarik

Maret 30, 2019
•

Cerita Dewasa Tubuh Dina Tetangga Sangat Menarik



Dina, 30 tahun, adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anak 3 dan 5 tahun. Suaminya, Raka, 38 tahun, adalah karyawan dari salah satu perusahaan swasta besar di Bandung. Perawakan Dina sebetulnya biasa saja seperti kebanyakan. Yang membuatnya menarik adalah bentuk tubuhnya yang sangat terawat. Buah dadanya tidak terlalu besar, tapi enak untuk dipandang, sesuai dengan pinggangnya yang ramping dan pinggulnya yang bulat. Poker Online

Kehidupan rumah tangga mereka sangat harmonis. Dengan 2 anak yang sedang lucu-lucunya, ditambah dengan posisi Raka yang cukup tinggi di perusahaannya, membuat mereka menjadi keluarga yang cukup di hormati di lingkungan kompleks mereka tinggal. Dina pada dasarnya adalah istri yang sangat setia kepada suaminya. Tidak pernah ada niat berkhianat terhadap Raka dalam hati Dina karena dia sangat mencintai suaminya. Tapi ada satu peristiwa yang menjadi awal berubahnya cara berpikir Dina tentang cinta.

Suatu siang, Dina sedang mengasuh anaknya di depan rumah. Dikarenakan kedua anaknya waktu itu berlari jauh dari rumah, maka Dina langsung mengejar mereka. Tapi tanpa disengaja, kakinya menginjak sesuatu sampai akhirnya Dina terjatuh. Lututnya memar, agak mengeluarkan darah. Dina langsung berjongkok dan meringis menahan sakit. Pada waktu itu, Andi, anak tetangga depan rumah Dina kebetulan lewat mau pulang ke rumahnya. Ketika melihat Dina sedang jongkok sambil meringis memegang lututnya, Andi langsung lari ke arah Dina.

“Kenapa Mbak?” tanya Andi.
“Aduh, lutut saya luka karena jatuh, Di…” ujar Dina sambil meringis.
“Bantu saya berdiri, Di…” kata Dina.
“Iya Mbak,” kata Andi sambil memegang tangan Dina dan dibimbingnya bediri.
“Di, tolong bawa anak-anak saya kemari.. Anterin ke rumah saya, ya…” kata Dina.
“Iya Mbak,” kata Andi sambil segera menghampiri anak-anak Dina.

Sementara Dina segera pulang ke rumahnya sambil tertatih-tatih. Waktu Andi mengantarkan anak-anak Dina ke rumahnya, Dina sedang duduk di kursi depan sambil memegangi lututnya.

“Ada obat merah tidak, Mbak?” tanya Andi.
“Ada di dalam, Di,” kata Dina.
“Kita ke dalam saja…” kata Dina lagi sambil bangkit dan tertatih-tatih masuk ke dalam rumah.

Andi dan anak-anaknya mengikuti dari belakang.

“Ma, Dono ngantuk,” kata anaknya kepada Dina.
“Tunggu sebentar ya, Di. Saya mau antar mereka dulu ke kamar. Sudah waktunya anak-anak tidur siang,” kata Dina sambil bangkit dan tertatih-tatih mengantar anak-anaknya ke kamar tidur.

Setelah mengantar mereka tidur, Dina kembali ke tengah rumah.

“Mana obat merahnya, Mbak?” tanya Andi.
“Di atas sana, Di…” kata Dina sambil menunjuk kotak obat.

Andi segera bangkit dan menuju kotak obat untuk mengambil obat merah dan kapas. Tak lama Andi segera kembali dan mulai mengobati lutut Dina.

“Maaf ya, Mbak.. Saya lancang,” kata Andi.
“Tidak apa-apa kok, Di. Mbak senang ada yang menolong,” kata Dina sambil tersenyum.

Andi mulai memegang lutut Dina dan mulai memberikan obat merah pada lukanya.

“Aduh, perih…” kata Dina sambil agak menggerakkan lututnya.

Secara bersamaan rok Dina agak tersingkap sehingga sebagian paha mulusnya nampak di depan mata Andi. Andi terkesiap melihatnya. Tapi Andi pura-pura tak melihatnya. Tapi tetap saja paha mulus Dina menggoda mata Andi untuk melirik walau kadang-kadang. Hati Andi agak berdebar.. Biasanya dia hanya bisa melihat dari kejauhan saja lekuk-lekuk tubuh Dina. Atau kadang-kadang hanya kebetulan saja melihat Dina memakai celana pendek.

Andi biasanya hanya bisa membayangkan saja tubuh Dina sambil onani. Tapi kini, di depan mata sendiri, paha mulus Dina sangat jelas terlihat. Dina sepertinya sadar kalau mata Andi sesekali melirik ke arah pahanya. Segera Dina merapikan duduknya dan juga menutup pahanya. Andi sepertinya terkesima dengan sikap Dina tersebut. Andi menjadi malu sendiri..

“Sudah saya berikan obat merah, Mbak…” kata Andi. Togel Singapura
“Iya, terima kasih,” kata Dina sambil tersenyum.
“Sekarang sudah mulai tidak terasa sakit lagi,” ujar Dina lagi sambil tetap tersenyum.

Andi, 16 tahun, adalah anak tetangga depan rumah Dina. Masih duduk di bangku SMK kelas 1. Seperti kebanyakan anak laki-laki tanggung lainnya, Andi adalah sosok anak laki-laki yang sudah mulai mengalami masa puber.

“Kenapa Loe nunduk terus, Di?” tanya Dina.
“Tidak apa-apa, Mbak…” ujar Andi sambil sekilas menatap mata Dina lalu menunduk lagi sambil tersenyum malu.
“Ayo, ada apa?” tanya Dina lagi sambil tersenyum.
“Anu, Mbak.. Maaf, mungkin tadi sempat marah karena tadi saya sempat melihat secara tidak sengaja…” kata Andi sambil tetap menunduk.
“Lihat apa?” tanya Dina pura-pura tidak mengerti.
“Lihat.. Mm.. Lihat ini Mbak,” kata Andi sambil tangannya mengusap-ngusap pahanya sendiri. Dina tersenyum mendengarnya.
“Tidak apa-apa kok, Di,” kata Dina.
“Kan hanya melihat.. Bukan memegang,” kata Dina lagi sambil tetap tersenyum.
“Lagian, saya tidak keberatan kok Loe melihat paha Mbak tadi,” kata Dina lagi sambil tetap tersenyum.
“Loe kan tadi sedang menolong saya memberikan obat,” kata Dina.
“Benar Mbak tidak marah?” tanya Andi sambil menatap Dina.

Dina menggelengkan kepalanya sambil tetap tersenyum. Andi pun jadi ikut tersenyum.

“Mbak sangat cantik kalau tersenyum,” kata Andi mulai berani.
“Ihh, Loe tuh masih kecil sudah pintar merayu…” kata Dina.
“Saya berkata jujur loh, Mbak,” kata Andi lagi.
“Loe sudah makan, Di?” tanya Dina.
“Belum Mbak. Saya pulang dari rumah teman tadi belum makan,” kata Andi.
“Makan disini saja, ya.. Temani saya makan siang,” ajak Dina.
“Baik Mbak, terima kasih,” kata Andi.

Mereka menikmati makan siang di meja makan bulat kecil. Ketika sedang menikmati makan, tanpa sengaja kaki Andi menyentuh kaki Dina. Andi kaget, lalu segera menarik kakinya.

“Maaf Mbak, saya tidak sengaja,” kata Andi.
“Tidak apa-apa kok, Di…” kata Dina sambil matanya nenatap Andi dengan pandangan yang berbeda.

Ketika kaki Andi menyentuh kakinya, seperti terasa ada sesuatu yang berdesir dari kaki yang tersentuh sampai ke hati. Dina merasakan sesuatu yang lain akan kejadian tak sengaja itu.. Tiba-tiba Dina merasakan ada sesuatu keinginan tertentu muncul yang membuat perasaannya tidak menentu. Sentuhan kaki Andi terasa begitu hangat dan membangkitkan suatu perasaan aneh..

“Loe sudah punya pacar, Di?” tanya Dina sambil menatap Andi.
“Belum Mbak,” kata Andi sambil tersenyum.
“Lagian saya tidak tahu caranya mendapatkan perempuan,” ujar Andi lagi sambil tetap tersenyum. Dina pun ikut tersenyum.
“Pernah tidak Loe punya keinginan tertentu terhadap perempuan?” tanya Dina lagi.
“Keinginan apa Mbak?” tanya Andi. Dina tersenyum.
“Kita habiskan dulu makannya. Nanti kita bicara…” kata Dina.

Selesai makan, mereka duduk-duduk di ruang tengah.

“Loe ada sesuatu yang harus diselesaikan di rumah tidak saat ini?” tanya Dina.
“Tidak ada, Mbak,” kata Andi.
“Tadi Mbak mau tanya apa?” kata Andi penasaran.
“Begini, apakah Loe suka kepada wanita tertentu? Maksud saya suka kepada tubuh wanita?” tanya Dina.
“Kita bicara jujur saja, ya.. Saya tidak akan bicara pada siapa-siapa kok,” kata Dina lagi.
“Loe juga mau kan jaga rahasia pembicaraan kita?” kata Dina lagi.
“Iya, Mbak,” kata Andi.
“Kalau begitu jawablah pertanyaan Mbak tadi…” kata Dina sambil tersenyum.
“Ya, saya suka melihat perempuan yang tubuhnya bagus. Saya juga suka Mbak karena Mbak cantik dan tubuhnya bagus,” kata Andi tanpa ragu.
“Maksudnya tubuh bagus apa,” tanya Dina lagi. Andi agak ragu untuk menjawab.
“Ayolah…” kata Dina sambil memegang tangan Andi. Tangan Andi bergetar.. Dina tersenyum.
“Mm.. Saya pernah.. Pernah lihat majalah Playboy, juga.. Juga.. Juga saya pernah lihat VCD porno.. Mm.. Mm.. Saya lihat banyak perempuan tubuhnya bagus…” kata Andi dengan nafas tersendat.
“Oh, ya? Di VCD itu Loe lihat apa saja,” kata Dina pura-pura tidak tahu, sambil terus menggenggam tangan Andi yang terus gemetar.
“Mm.. Lihat orang sedang begituan…” kata Andi.
“Begituan apa?” tanya Dina lagi.
“Ya, lihat orang sedang bersetubuh…” kata Andi.

Dina kembali tersenyum, tapi dengan nafas yang agak memburu menahan sesuatu di dadanya.

“Loe suka tidak film begitu?” tanya Dina.
“Iya suka, Mbak?” kata Andi sambil menunduk.
“Mau coba seperti di film, tidak?” kata Dina.

Andi diam sambil tetap menunduk. Tangannya makin gemetar. Dina mendekatkan tubuhnya ke tubuh Andi. Wajahnya di dekatkan ke wajah Andi.

“Mau tidak?” tanya Dina setengah berbisik.

Andi tetap diam dan gemetar. Wajahnya agak tertunduk. Dina membelai pipi anak tanggung tersebut. Lalu diciumnya pipi Andi. Andi tetap diam dan makin gemetar. Dina terus menciumi wajah Andi, lalu akhirnya dilumatnya bibir Andi.. Lama-lama Andi mulai terangsang nafsunya. Dengan pasti dibalasnya ciuman Dina.

“Masukkan tangan Loe ke sini…” Casino Online kata Dina dengan nafas memburu sambil memegang tangan Andi dan mengarahkannya ke dalam baju Dina.
“Masukkan tangan Loe ke dalam BH saya, Di.. Pegang buah dada saya,” kata Dina sambil tangannya meremas Penis Andi dari luar celana.

Sementara tangan Andi sudah masuk ke dalam BH Dina dan mulai meremas-remas buah dada Dina.

“Mmhh.. Terus sayang…” kata Dina. Situs Sbobet Terpercaya
“Tangan saya pegal, Mbak…” kata Andi polos.
“Uhh.. Kita pindah ke kamar, yuk…” ajak Dina sambil menarik tangan Andi. Sesampainya di dalam kamar..
“Buka pakaian Loe, Di…” ujar Dina pun melepas seluruh pakaiannya sendiri.
“Iya, Mbak…” kata Andi.

Dina setelah melepas seluruh pakaiannya, segera naik dan telentang di tempat tidur. Andi terkesima melihat tubuh telanjang Dina. Seumur-umur Andi, baru kali ini dia melihat tubuh telanjang wanita di depan mata. Apalagi wanita tersebut adalah wanita yang sering di bayangkannya bila onani. Penis Andi langsung tegang dan tegak..

“Naik sini, Di…” kata Dina.
“Iya, Mbak…” kata Andi.
“Sini naik ke atas tubuh saya…” kata Dina sambil mengangkangkan pahanya.

Andi segera menaiki tubuh telanjang Dina. Dina langsung melumat bibir Andi dan Andi langsung membalasnyanya dengan hebat. Sementara satu tangan Andi meremas buah dada Dina yang tidak terlalu besar. Sementara Penis Andi sesekali mengenai belahan Meki Dina.

“Ohh.. Mmhh.. Terus remas.. Terus…” desah Dina sambil memegang tangan Andi yang sedang meremas buah dadanya, dan tangan mereka bersamaan meremas buah dadanya.
“Ohh.. Sshh…” kata Dina. Andi pun dengan bernafsu terus meremas dan menciumi serta menjilati buah dada Dina.
“Di, jilatin meki Aku, sayang…” pinta Dina.
“Tapi saya tidak tahu caranya, Mbak,” kata Andi polos.

“Sekarang dekatkan saja wajah Loe ke Meki, lalu Loe jilati belahannya…” kata Dina setengah memaksa dengan menekan kepala Andi ke arah Mekinya.

Andi langsung menuruti permintaan Dina. Dijilatinya belahan Meki Dina sampai tubuh Dina mengejang menahan nikmat.

“Ohh.. Mm.. Ohh.. Terus jilat, sayang…” desah Dina sambil meremas kepala Andi.
“Di, Loe jilati bagian atas sini…” kata Dina sambil jarinya mengelus kelentitnya.

Lalu lidah Andi menjilati habis kelentit Dina.. Dina kembali menggelepar merasakan nikmat yang teramat sangat.

“Teruss.. Sshh.. Ohh…” desah Dina sambil badannya semakin mengejang.

Pahanya rapat menjepit kepala Andi. Sementara tangannya semakin menekan kepala Andi ke Mekinya. Tak lama..

“Ohh…” desah Dina panjang. Dina orgasme.
“Sudah, Di.. Naik sini,” kata Dina.

Andi lalu menaiki tubuh Dina. Dina lalu mengelap mulut Andi yang basah oleh cairan Mekinya. Dina tersenyum, lalu mengecup bibir Andi.

“Mau tidak Penis Loe saya hisap,” kata Dina.
“Mau Mbak,” kata Andi bersemangat.
“Bangkitlah.. Sinikan Penis Loe,” kata Dina sambil tangannya meraih Penis Andi yang tegang dan tegak.

Andi lalu mengangkangi wajah Dina. Dina segera mengulum Penis Andi. Tidak hanya itu, Penis Andi lalu dijilat, dihisap, lalu dikocoknya silih berganti. Andi tubuhnya mengejang menahan rasa nikmat yang teramat sangat. Tangannya berpegangan pada pinggiran ranjang.

“Ohh.. Mbake.. Enaakk…” jerit kecil Andi sambil memompa Penisnya di mulut Dina.
“Masukkin ke Meki,ya sayang…” kata Dina setelah dia beberapa lama menghisap Penis Andi.

Andi lalu mengangkangi Dina. Sementara tangan Dina memegang dan membimbing Penis Andi ke lubang Mekinya.

“Ayo tekan sedikit, sayang…” kata Dina.
Andi berusaha menekan Penisnya ke lubang Meki Dina sampai akhirnya.. Bless.. Bless.. Bless.. Penis Andi berhasil masuk dan mulai memompa Meki Dina. Andi merasakan suatu kenikmatan yang tiada tara pada batang Penisnya.

“Bagaimana rasanya, Di?” tanya Dina sambil tersenyum dan menggoyang pantatnya.
“Ohh.. Sangat enakk, tanttee…” kata Andi tersendat sambil memompa Penisnya keluar masuk Meki Dina.

Dina tersenyum.. Setelah beberapa lama memompa Penisnya, tiba-tiba tubuh Andi mengejang. Gerakannya makin cepat. Dina karena sudah mengerti langsung meremas pantat Andi dan menekankannya ke Mekinya. Tak lama.. Crott.. Croott.. Croott.. Croott..

“Ohh.. Hohh…” desah Andi. Tubuhnya lemas dan lunglai di atas tubuh Dina.
“Udah keluar? Bagaimana rasanya?” tanya Mbak Dina sambil memeluk Andi.
“Sangat enak, Mbak…” kata Andi.


Sejak saat itu Andi sering Sekalu mendatangi rumah Mbak Dina bila memang sedang sepi dan minta jatah lagi. Judi Bola Online

Cerita Dewasa Aku Diperkosa Adik Tiri

Maret 29, 2019
•

Cerita Dewasa Aku Diperkosa Adik Tiri



Aku punya sebuah pengalamam yang ingin aku ceritain kepada para penggemar blog ini, Sebelum aku menceritakan cerita sex nyata ini sebelumnya aku perkenalkan dahulu namaku Ani, aku tinggal di salah satu kota S, saat ini aku yang masih kuliah memasuki semester akhir, Dan selama ini pula aku bisa menjaga kehormatanku karena aku tidak ingin untuk melakukan adegan seperti yang ada Di film-film dewasa sebelum aku akan melakukan pernikahan.Agen Bola Terpercaya

Namun pada suatu ketika tanpa kusangka akhirnya jebol juga kehormatan yang sudah lama aku jaga, aku melakukan hubungan intim dengan adik tiriku sendiri. Padahal baru empat bulan dia tinggal bersamaku di rumah ini setelah mamaku menikah lagi dengan seorang lelaki yang membawa seorang anak juga, dia bernama Tedi seorang cowok slegean dan saat itu masih duduk di bangku SMA namun dia begitu nakal sekali orangnya.

hal tersebut terjadi ketika dia masuk ke rumah ini ada saja kelakuan yang bisa bikin papanya marah, sedangkan mama dan aku Cuma bisa melihatnya tanpa harus ikut campur dengan permasalahan mereka. Mulai di panggil ke kantor polisi sebab si Tedi ini sering ikut-ikutan tawuran dan masih ada banyak kasus lagi. Beberapa kali juga papanya meminta maaf padaku dan juga mama karna merasa ga bisa mendidik Si Tedi

Mama Cuma bisa menjawab buat dia sabar unutk menghadapi Tedi, mungkin dia masih labil karena masih terlalu muda juga. Dan aku memang ga begitu akrab dengan Si Tedi namun bukannya dengan sikap bermusuhan, namun aku bersikap seolah lebih formal saja saat menghadapi Tedi yang begitu sering bikin onar itu. Aku gak bicara padanya bila memang gak ada sesuatu yang terlalu penting untuk aku bicarakan dengan Dia.

Pernah pada suatu hari aku bersama temanku Melly sedang berada di dalam kamar dan dengan gak sopannya Tedi masuk
” Ada apa kamu masuk kesini.. ” Kataku sedikit membentaknya, Dengan slegean dia menjawab
” Gak, aku mencari barangku siapa tahu ada di sini… ” Lalu dia pergi dengan sikap yang membuatku jengkel setengah mati begitu juga dengan temanku Mety.

Sejak saat itu Melly sudah mewanti-wanti aku untuk waspada dan gak lupa juga untuk mengunci pintu kamarku. Dan aku hanya mengiyakan saja karena gak mungkin juga Tedi sampai rela melakukan hal yang gak senonoh padaku. Karena bagaimanapun juga aku adalah kakaknya meski bukan saudara kandung Tetapi jikalau di lihat tubuhnya begitu tinggi lewat bila saja akan di bandingkan tubuhku.

Karena meskipun aku Telah semester akhir Tapi banyak Yang bilang kalau aku masi seperti duduk di bangku SMA. Sebenarnya aku pernah menjalin hubungan Dengan seorang cowok teman kampusku juga, Tapi semua hanya berlangsung kurang lebih 5 bulan karena dia sepertinya akan melakukan hubungan lebih jauh padaku, dia bersikap layaknya pemain dalam sex Yang memang aku takuti.

Namun Casino Online siapa sangka aku manahan nafsu dan menghindari semua itu meskipun bersama pacarku sekalipun. Tapi akhirnya aku harus kehilangan kehormatanku justru Dengan orang Yang ga aku duga sebelumnya, semua berawal saat aku sedang sendirian di rumah saat itu cuaca lagi hujan Yang turun mulai dari sore hari dan akupun jadi males buat beranjak dari tempat tidurku.

Meskipun mamaku pamit mau ke acara kantor papanya Tedi, aku hanya bisa menjawab dari atas tempat tidur dan kembali rebahan males di sana. Sampai akhirnya ketika mataku Telah merasakan kantuk tiba-tiba aku merasa pintu kamarku terbuka Tapi aku masih malas buat membuka mataku sampai akhirnya aku merasakan ada Yang meraba kakiku saat itulah aku buka mataku.

Betapa terkejutnya aku ketika melihat Tedi berada di tempat tidurku, dia meraba kakiku Dengan lembutnya

” Mau apa kamu kesini heh…” Teriakku pada saat itu namun dia bukannya menjawab Tapi langsung saja memeluk tubuhku Dengan eratnya
” Lepas.. lepasiiinnnn Tedi…. ” Aku berusaha melepaskan tubuhku dari dekapannya Tapi dia lebih kuat dari Yang kukira.

Dengan kasar dia lepas bajuku Yang memang hanya baju santai rumah, dan Dengan mudahnya dia lepas dan terlihat tubuhku Telah tanpa pakaian lagi. Aku lihat Tedi tersenyum melihat tubuhku dan akupun menangis, karena ga dapat menghindar aku lihat pintu kamarku Telah terkunci dan dia memiliki tubuh Yang begitu kuat kini aku hanya bisa menangis di depannya.

Namun bukannya ada rasa kasian melihatku dia malah semakin menjadi-jadi, Tedi membuka bajunya dan diapun langsung merangkak naik ke atas tubuhku
” Uda mendingan diam aja kamu karena ga ada Yang bisa mendengarkan kamu sekarang… ” Aku menangis Tapi tetap saja minta dia untuk melepaskan aku.

” Tolong Tedi jangan lakukan ini padaku… ” Kini aku lihat batang kemaluannya mengacung pada mekiku.

Poker Online Akupun menutup mataku karena ngeri juga melihatnya dan kembali menjerit ketika dia masukkan penisku pada lubang mekiku

” Ooooohhhh… mpppphhhhh….. sa…kit… aaaaggggh…Tedi.. jangan tolong… jangan Ted… ” Tapi dia semakin menancapkan penisnya lebih dalam lagi pada mekiku, berbagai macam rasa aku rasakan waktu itu sakit, perih dan juga muak pada keadaan saat itu.

Tedi menggoyang pinggulnya perlahan mungkin dia merasa kalau mekiku masih begitu sempit.

” Ooooccchhhhh… aku.. nggak. percaya… kalau kamu masih.. perawan kakakku sayang… ” Dia bagai pemain adegan dalam sex Yang jahat, karena ga ada ampun lagi dia terus menggoyang pantatnya lebih keras dan lebioh cepat lagi padaku dan aku hanya bisa meringis kesakitan.

Tedi rupanya menikmati goyangannya sendiri karena dia mendesah…

” Ooooggghhhhhh… oooouuugggghh.. baru kali ini.. aku.. merasakan.. meki sempit sa..Yang … aaaagggghhh…. aaaaaaggghhh… aaaaagghh… ” Sebenarnya aku muak Dengan perlakuan Tedi padaku dan aku hanya bisa menangis saja bahkan aku ga segan-segan untuk menjerit saat itu

Namun Tedi ga terpengaruh juga dia tetap saja mendesah dan mengerang….

” Oooouuugggghh… mmmmmpppphhhh… oooouuuggghh… oooouuuggghh… aaaagggghhhh… sa… Yang … aaaaggghh… aaaaagghh… ” Semakin perih kurasa mekiku saat ini dan akhirnya aku merasa dia semakin dalam menekan penisnya Dengan tubuh semakin di rapatkan pada tubuhku.

Lalu aku melihat Tedi mengerang lama..

” Ooouugghh… ooouugggh… mmmmmppphhhhhhh… aaaggghh… sampai.. juga… aaaggghh… croooottt.... ” Saat itulah aku rasakan sesuatu Yang hangat dari dalam penisnya dan memenuhi mekiku.

Tedi terkulai saat itulah aku bangun dan berusaha berlari namun dia masih bisa menagkap tubuhku hingga akhirnya akupun terkulai lemas bersamanya. Setelah itu aku pun segera pergi kekamar mandi untuk bersih bersih. Semenjak kejadian itu dia pun menjadi begitu sering memintaku untuk melayaninya jika saat rumah kami sedang kosong.Togel Singapura

Cerita Dewasa Kuhamili Adik Kandungku

Maret 28, 2019
•

Cerita Dewasa Kuhamili Adik Kandungku



Pada waktu sore rumah sedang kosong; bonyok lagi pergi dan kebetulan pembantu juga lagi nggak ada. Adek gua lagi pergi. Gua nyewa VCD bokep xxx dan x2. Gua seneng bgt, karena gak gangguan pas lagi nonton. Cerita x2 di VCD itu kebetulan bercerita tentang sex antara adek dan kakak.

Gila bgt deh adegannya. Gua pikir kok bisa ya. Eh, gua berani gak ya ngelakuin itu ama adek gua yang masih SMP? tapi khan adek gua masih polos bgt, kalo di film ini mah udah jago and pro, pikir gua dalam hati. Lagi nonton plus mikir gimana caranya ngelakuin ama adek gua, eh, bel bunyi. Wah, teryata adek gua, si Dina ama temennya dateng. Sial, mana filmnya belum selesai lagi. Langsung gua simpen aja tuh VCD, trus gua bukain pintu. Dina ama temennya masuk. Eh, temennya manis juga lho. Togel Singapura

“Dari mana lo?” tanya gua. “Dari jalan donk. Emang kaya kakak, ngedekem mulu di rumah,” jawabnya sambil manyun. “Gua juga sering jalan tau, emang elo doank. Cuman sekarang lagi males,” kata gua. “Oh iya, kak. Kenalin nih temen gua, namanya Anti. temen sekelas gua,” katanya. akhirnya gua kenalan ama tuh anak. Tiba-tiba si Dina nanya.
“liat VCD Boyzone gua gak?” “Tau’, cari aja di laci,” kata gua. Eh, dia ngebuka tempat gua naro VCD bokep. Gua langsung gelagapan.

“Eh, bukan disitu…” kata gua panik. “Kali aja ada,” katanya. Telat. Belum sempet gua tahan dia udah ngeliat VCD xxx yang covernya lumayan hot itu, kalo yang x2 sih gak pake gambar. “Idih… kak. Kok nonton film kaya begini?” katanya sambil mandang jijik ke VCD itu. Temennya sih senyam-senyum aja. “Enggak kok, gua tadi dititipin ama temen gua,” jawab gua bohong. “Bohong bgt.
Ngapain juga kalo dititipin nyasar ampe di laci ini,” katanya.
“Kak, ini film jorok kan? Nnnggg… kaya apa sih?” tanyanya lagi. Gua ketawa aja dalam hati. Radi jijik, kok sekarang malah penasaran.

“Elo mo nonton juga?” tanya gua. “Mmmmm…. jijik sih… tapi… penasaran kak…,” katanya sambil malu-malu. “Anti, elo mo nonton juga gak?” tanyanya ke temannya. “Gua mah asyik aja. Lagian gua udah pernah kok nonton film kaya begitu” jawab temannya.

“Gimana… jadi nggak? keburu mama ama papa pulang nih,” desakku. “Ayo deh. Tapi kalo gua jijik, dimatiin ya?” katanya. “Enak aja lo, elo kabur aja ke kamar,” jawab gua. Lalu VCD itu gua nyalain. Jreeeeng… dimulailah film tsb. Gua nontonnya sambil sesekali mandangin adek gua ama temennya. Si Anti sih keliatannya tenang nontonnya, udah expert kali ya? Kalo adek gua keliatan bgt baru pertama kali nonton film kaya begitu.

Dia keliatan takut-takut. Apalagi pas adegan rudalnya cowo diisep. Mana tuh rudal gedenya minta ampun. “Ih, jijik bgt…” kata Dina. Pas adegan ML kayanya si Dina udah gak tahan. Dia langsung kabur ke kamar.

“Yeee, malah kabur,” kata Anti. “Elo masih mo nonton gak?” tanya gua ke si Anti. “Ya, terus aja,” jawabnya. Wah, boleh juga nih anak. Kayanya, bisa nih gua main ama dia. Tapi kalo dia marah gimana? pikir gua dalem hati. Ah, gak apa-apa kok. Gak sampe ML ini. Sambil nonton, gua duduknya ngedeket ama dia.

Dia masih terus serius nonton. Lalu gua coba pegang tangannya. Pertama dia kaget tapi dia nggak berusaha ngelepas tangannya dari tangan gua. Kesempatan besar, pikir gua . Gua elus aja lehernya. Dia malah memejamkan matanya. Kayanya dia menikmatin bgt. Wow, tampangnya itu lho… manis!! Gua jadi pengan nekat. Waktu dia masih merem, gua deketin bibir gua ke bibir dia. Akhirnya bersentuhanlah bibir kita. Karena mungkin emang udah jago, si Anti malah ngajakin french kiss. Lidah dia masuk ke mulut gua dan bermain-main di dalem mulut.

Sial,Casino Online jagoan dia daripada gua. Masa gua dikalahin ama anak SMP sih. Sambil kita berfrench kiss, gua berusaha masukkin tangan gua ke balik bajunya. Nyari sebongkah buah dada imut. Ukuran toketnya gak begitu gede, tapi kayanya sih sexy. Soalnya badan si Anti itu gak gede tapi gak kurus, dan tubuhnya itu putih. Begitu ketemu toketnya, langsung gua pegang dan gua raba-raba. Tapi masih terbungkus ama bra-nya.

“Baju elo gua buka ya?” tanya gua. Dia ngangguk aja sambil mengangkat tangannya ke atas. Gua buka bajunya. Sekarang dia tinggal pake bra warna pink dan celana panjang yang masi h dipake.
Shit!! kata gua dalem hati. Mulus bgt! Gua buka aja bra-nya. toketnya bagus, runcing dan putingnya berwarna pink. Langsung gua jilatin toketnya… dia mendesah… Gua jadi makin terangsang. Gua jadi pengan ngent*tin dia. Tapi gua belom pernah ML jadi gua gak berani. Tapi kalo sekitar dada aja sih gua lumayan tau. Gimana ya? Tiba-tiba pas gua lagi ngejilatin toketnya si Anti, adik gua keluar dari kamar. Kita sama-sama kaget. Dia kaget ngeliat apa yang kakak dan temennya perbuat. Gua dan Anti kaget pas ngeliat Dina keluar dari kamar.

Si Anti buru-buru pake bra dan bajunya lagi. Si Dina langsung masuk ke kamarnya lagi. Kayanya dia shock ngeliat apa yang kita berdua lakuin. Si Anti langsung pamit mo pulang.
“Bilang ama Dina ya…. sorry,” kata Anti. “Gak apa-apa kok,” jawab gua. Akhirnya dia pulang. gua ketok kamarnya Dina. Gua pengen ngejelasin. Eh, dianya diem aja. Masih kaget kali ya, pikir gua. Gua tidur aja, dan ternyata gua ketiduran ampe malem. Pas kebangun, gua gak bisa tidur lagi. Gua keluar kamar.

Nonton tv ah, pikir gua. Pas sampe di depan TV ternyata adek gua lagi tidur di kursi depan TV. Pasti ketiduran lagi nih anak, kata gua dalam hati. Gara-gara ngeliat dia tidur dengan agak “terbuka” tiba-tiba gua jadi keinget ama film x2 yang belom selesai gua tonton, yang ceritanya tentang hubungan sex antara adek dan kakak, ditambah hasrat gua yang gak kesampaian pas sama Anti tadi. Ketika adek gua ngegerakin kakinya membuat roknya tersingkap, dan terlihatlah CD-nya. Begitu ngeliat cd nya gua jadi semakin nafsu. Tapi gua takut. Ini kan adek gua sendiri masa gua ent*tin sih. Tapi dorongan nafsu semakin menggila. Ah, gua pelorotin aja cdnya.

Eh, ntar kalo dia bangun gimana? ah, cuek aja. Begitu CD-nya turun semua, wow, bel ahan vaginanya terlihat masih amat rapet dan di hiasi bulu-bulu halus yang baru tumbuh. Gua coba sentuh… hmmm, halus sekali. Gua sentuh garis vagina-nya. Tiba-tiba dia menggumam. Gua jadi kaget. Gua ngerasa di ruang TV terlalu terbuka. Gua rapiin lagi pakaian adek gua, truss gua gendong ke kamarnya dia. Sampe di kamar dia… it’s show time, pikir gua. Gua tidurin dia di kasurnya. Gua bukain bajunya. Ternyata dia gak pake bra. Wah, payah juga nih adek gua.

Ntar kalo toketnya jadi turun gimana. Begitu bajunya kebuka, toket mungilnya menyembul. Ih, lucu bentuknya. Masih kecil toketnya tapi lumayan ada. Gua coba isep putingnya… hmmm…. nikmat! Toket dan putingnya begitu lembut. Eh, tiba-tiba dia bangun !!

“Kak… ngapain lo!!” teriaknya sambil mendorong gua. Gua kaget bgt. “Ngg… ngg… nggak kok, gua cuman pengen nerusin tadi pas sama si Anti. Gak papa kan?” jawab gua ketakutan.
Gua berharap bonyok gua gak ngedenger teriakan adek gua yang agak keras tadi. Dia nangis. “Sorry ya Din. Gua salah, abis elo juga sih ngapain tidur di ruang TV dengan keadaan seperti itu. Gak pake bra lagi,” kata gua. “Jangan bilang sama mama dan papa ya, please…,” kata gua. Dia masih nangis. Akhirnya gua tinggalin dia. Aduh, gua takut ntar dia nga du. Sejak saat itu gua kalo ketemu dia suka canggung.

Kalo ngomong paling seadanya aja. Tapi gua masih penasaran. Gua masih pengen nyoba lagi untuk ngegituin Dina. Sampai pada suatu hari, adek gua lagi sendiri di kamar. Gua coba masuk.
“Din, lagi ngapain elo,” gua nyoba untuk beramah tamah. “Lagi dengerin kaset,” jawabnya. “Yang waktu itu, elo masih marah ya….” tanya gua.“….

” dia diem aja. “Sebenernya gua… gua… pengen nyoba lagi….” gila ya gua nekat bgt. Dia kaget dan pas dia mo ngomong sesuatu langsung gua deketin mukanya dan langsung gua cium bibirnya.
“Mmhhpp… kakk…. mmmhph…” dia kaya mo ngomong sesuatu. Tapi akhirnya dia diem dan mengikuti permainan gua untuk ciuman. Sambil ciuman itu tangan gua mencoba meraba-raba toketnya dari luar. Pertama ngerasain toketnya diraba, dia menepis tangan gua. Tapi gua terus berusaha sambil tetap berciuman. Setelah beberapa menit berciuman sambil meraba-raba toket, gua mencoba membuka bajunya. Eh, kok dia langsung mau aja dibuka ya? Mungkin dia lagi merasakan kenikmatan yang amat sangat dan pertama kali dirasakannya. Begitu dibuka, langsung gua buka bra-nya. Gua jilatin putingnya dan sambil mengusap dan mneremas- remas toket yang satunya. Walaupun toket adek gua itu masih agak kecil, tapi dapat memberikan sensasi yang tak kalah dengan toket yang gede.

Ketika lagi di isep-isep, dia mendesah,
“Sshh… ssshhhh…. ahhh, enak, kak….” Setelah gua isepin, putingnya menjadi tegang dan agak keras. Truss gua buka celana gua dan gua keluarin “adek” gua yang udah lumayan tegang. Pas dia ngeliat, dia agak kaget. Soalnya dulu kita pernah mandi bareng pas
“punya” gua masih kecil. Sekarang kan udah gede donk. Gua tanya ama dia,
“berani untuk ngisep punya gua gak? ntar punya elo juga gua isepin deh, kita pake posisi 69″ “69… apa’an tuh?” tanyanya. “Posisi di mana kita saling mengisap dan ngejilatin punyanya partner kita pada saat berhubungan.” jelas gua.

“Oooo…” Langsung gua ngebuka celana dia dan CDnya dia. Kita langsung ngambil posisi 69.
Gua buka belahan vaginanya dan terlihatlah klentitnya seperti bentuk kacang di dalem vaginanya itu. Ketika gua sentuh pake lidah, dia mengerang, “Ahhhh… kakak nyentuh apanya sih kok enak bgt….” tanyanya. “Elo mestinya ngejilatin dan ngisep punya gua donk. Masa elo doank yang enak,” kata gua. “Iya kak, abis takut dan geli sih…” jawabnya. “Jangan bayangin yang bukan-bukan dong. Bayangin aja keenakan elo,” kata gua lagi. Saat itu juga dia langsung menjilat punya gua. Dia ngejilatin kepala anu gua dengan perlahan. Uuhhh…. enak bener.

Truss dia mulai ngejilatin seluruh dari batang gua. Lalu dia masukkin punya gua ke mulutnya dan mulai menghisapnya. Ooohhhh…. gila bener. Dia ternyata berbakat. Isepannya ngebuat gua jadi hampir keluar. “Stop… eh, Din, stop dulu,” kata gua. “lho knapa?” tanya nya. “T ahan dulu ntar gua keluar,” jawab gua. “Lho emang kenapa kalo keluar?” tanyanya lagi. “Ntar game over,” kata gua. Ternyata adek gua emang belom ngerti masalah seks. Bener-bener polos. Akhirnya jelasin kenapa kalo cowo udah keluar gak bisa terus pemainannya. Akhirnya dia mulai mengerti. Posisi kita udah gak 69 lagi, jadi gua aja yang bekerja. Kemudian gua terusin ngisepin vaginanya dan klentitnya. Dia terus menerus mendesah dang mengerang.

“Kak Iwan… terus kak… disitu… iya disitu… oohhhhh…. ssshhhh….” Gua terus menghisap dan menjilatinya. Dia menjambak rambut gua. Sambil matanya merem melek. Akhirnya gua udah dalam kondisi fit lagi (tadi kan kondisinya udah mo keluar).
Gua tanya sama adek gua, “Elo berani ML gak?” “…” dia diem. “Gua pengen ML, tapi terserah elo… gua gak maksa,” kata gua.

“Sebenerya gua takut. Tapi udah kepalang tanggung nih…. gua lagi on air,” kata dia.
“Ok… jadi elo mau ya?” tanya gua lagi. “…” dia diem lagi.
“Ya udah deh, kayanya elo mau,” kata gua. “Tapi tahan sedikit. Nanti agak sakit awalnya. Soalnya elo baru pertama kali,” kata gua.

“Agen Bola Terpercaya…” dia diem aja sambil menatap kosong ke langit-langit. Gua buka kedua belah pahanya lebar-lebar. Keliatan bibir vaginanya yang masih sempit itu. Gua arahin ke lobang vagina nya. Begitu gua sentuhin pala anu gua ke vaginanya, Dina menarik nafas panjang, dan keliatan sedikit mengeluarkan air mata.

“Tahan ya din….” Langsung gua dorong anu gua masuk ke dalem vaginanya. Tapi masih susah, soalnya masih sempit bgt. Gua terus nyoba mendorong anu gua… dan… bleesss… Masuk juga pala anu gua. Dina agak teriak,

“akhhh sakit kak….” “Tahan ya Din…” kata gua. Gua terus mendorong agar masuk semua. Akhirnya masuk semua anu gua ke dalam selangkangan adek gua sendiri.
“Ahhh… kak… sakit kak… ahhhh.” Setelah masuk, langsung gua goyang maju mundur, keluar masuk vaginanya. “Ssshhh… sakittt kakk…. ahhh… enak… kak, terussss… goyang kakk…” Dia jadi mengerang tidak keruan. Setelah beberapa menit dengan posisi itu, kita ganti dengan posisi dog style. Dina gua suruh nungging dan gua masukkin ke vaginanya lewat belakang. Setelah masuk, terus gua genjot. Tapi dengan keadaan dog style itu ternyata Dina langsung mengalami orgasme. Terasa sekali otot-otot di dalam vaginanya itu seperti menarik anu gua untuk lebih masuk.

“Ahhhhh… ahhha… gua lemess bgt… kak,” rintihnya dan dia jatuh telungkup. Tapi gua belom orgasme. Jadi gua terusin aja. Gua balik bad annya untuk tidur terlentang. Truss gua buka lagi belahan pahanya. Gua masukkin anu gua ke dalam vaginanya. Padahal dia udah kecapaian. “Kak, udah dong. Gua udah lemes…” pintanya. “Sebentar lagi ya…” jawab gua. Tapi setelah beberapa menit gua genjot, eh, dianya seger lagi.

“kak, yang agak cepet lagi dong…” katanya. Gua percepat dorongan dan genjotan gua.
“Ya… kaya… gitu dong… sssshh… ahhh.. uhuuh,” desahannya makin maut aja. Sambil ngegenjot, tangan gua meraba-raba dan meremas toketnya yang mungil itu. Tiba-tiba gua seakan mau meledak, ternyata gua mo orgasme.

“Ahhh, Din gua mo keluar…. ahhh…” Ternyata saat yang bersamaan dia orgasme juga. Anu gua sperti dipijat- pijat di dalem. Karena masih enak, gua ngeluarinnya di dalem vaginanya.
Ntar gua suruh minum pil KB aja supaya gak hamil, pikir gua dalam hati. Setelah orgasme bareng itu gua cium bibirnya sebentar. Setelah itu gua dan dia akhirnya ketiduran dan masih dalam keadaan bugil dan berkeringat di kamar gara-gara kecapaian. Ketika bangun, gua denger dia lagi merintih sambil menangis.

“Kak, gimana nih. Punya gua berdarah banyak,” tangisnya. Gua liat ternyata di kasurnya ada bercak darah yang cukup banyak. Dan vaginanya agak sedikit melebar.
Gua kaget ngeliatnya. Gimana nih jadinya?
“Kak, gua udah gak perawan lagi ya?” tanyanya. “…” gua diem aja. Abis mo jawab apa. Gila… gua udah merenggut keperawanan adek gua sendiri. “Kak, punya gua gak apa-apakan?” tanyanya lagi.
“Berdarah begini wajar untuk pertama kali,” kata gua. Tiba-tiba, gara-gara ngeliat dia gak pake CD dan memperlihatkan vaginanya yang agak melebar itu ke gua, anu gua “On” lagi. Gua elus-elus aja vagina adek gua itu. Truss gua suruh dia tiduran lagi.
“Mo diapain lagi gua kak?” tanyanya. “Nggak, gua pengen liat apa punya elo baik-baik aja,” kata gua sambil bohong, padahal gua pengen menikmati lagi. Pas dia tiduran, gua buka belahan vaginanya. Emang sih jadi lebih lebar dan masih ada sisa sedikit darah mengering. Gua cari klitorisnya, gua jilatin lagi.

“Kak, jangan dong. Masih perih nih,” larangnya. Yaaa… kok dia udah gak mau lagi. “Ya udah deh, kalo masih perih,” kata gua. Gua bingung nih, gua masih pengen lagi, tapi adek gua udah keburu gak mau.
Sakit banget kali ya, pertama kali begituan. Ya udah deh, gua ajak mandi bareng aja siapa tau kalo udah seger nanti dia mau lagi. “Kita mandi bareng aja yuk,” pinta gua.
“Ayo…” kata Dina. Kita mandi di kamar mandi adek gua. Gua idupin air shower yang anget. Wuihhh, nikmat banget pas kena air anget. Abis cape ML ama adek sen- diri, mandi air anget. Di bawah pancuran shower, gua pertama-tama ngambil posisi berada di belakangnya.
Truss gua mulai nyabunin bela- kang tubuhnya. Setelah belakangnya selesai semua, masih dalam posisi gua di belakangnya, gua mulai nyabunin bagian depannya, mulai dari perut ke atas. Pas sampe bagian toketnya gua sabunin, dia mulai meng- gelinjang dan mendesah lagi. Gua ciumin bagian belakang lehernya sambil terus nyiumin leher adek gua itu. Puting adek gua, gua pilin- pilin pake ujung jempol dan ujung telunjuk.

Eh, pada waktu gua nyabunin toket imutnya itu tangan dia menyentuh dan mulai meraba-meraba tubuh gua dan berusaha mencari punya gua. Begitu tersentuh punya gua langsung digenggam dan dipijat-pijat. Tangan gua yang satu lagi mulai bergerilya ke daerah selangkangannya. Dengan bermodalkan sabun, gua mulai nyabunin bagian vagina adek gua itu. Pertama, gua usap dari luar bibir vaginanya, lalu jari gua mulai mencoba masuk mencari klitorisnya. Adek gua tiba-tiba ngomong lagi tapi masih dalam keadaan kenikmatan karena masih gua ciumin lehernya dan putingnya gua pilin-pilin. Poker Online

“Kak, sshhh… Jangan dulu donk. Sshttss… ahhh…” erangnya. Ya udah, gua gosok-gosok aja dari luar. Ternyata belom lama setelah gua gosok-gosok itu ternyata adek gua orgasme.
“Aahhh… ah…” dia merintih keenakan dan dia langsung lemas. Setelah dia orgasme itu, gua minta dia untuk memainkan anu gua pake tangannya. Dengan memakai sabun dia mengocok anu gua. Enak banget. Tangannya yang kecil itu menggenggam anu gua erat sekali. Akhirnya tak lama kemudian gua keluar juga. Selesai itu, kita langsung keluar kamar mandi. dan gua keluar dari kamarnya.
Kini kami telah tumbuh dewasa dan telah memiliki pasangan masing-masing, dan beruntung bagi adekku mendapatkan seorang pria yang sangat mencintainya, dan gua juga sudah menikah dan dikaruniai seorang putra. Adek gua juga sudah memiliki seorang anak, hasil dari hubungan gelap kami, tetapi tidak ada seorangpun yang tahu selain kami berdua, karena pada saat itu, suaminya pergi keluar negeri selama 1 bulan dan pada saat itu kami ML setiap hari sampai dia mengandung anak gua.

SETUBUHI TUBUH ABG DENGAN OBAT PERANGSANG

Maret 27, 2019
•


Di sela-sela nonton kami sering mengobrol mulai update politik, kabar tetangga sampai urusan wanita. Agen Bola Terpercaya Pak Salman adalah seorang tetanggaku yang tekenal suka bercanda tapi yang berbau pornografi, dia tiba-tiba nyeletuk katanya dia membeli sebuah obatperangsang wanita Cair yang harganya mahal, diapun mulai cerita panjang lebar tentang khasiat obat Perangsang Cair itu katanya bisa meningkatkan libido wanita dengan cepat, akupun iseng-iseng minta ke dia obat perangsang wanita itu pengin buktikan, karena kami memang sudah cukup akrab diapun tanpa pikir panjang memberikan sebotol kecil obat perangsang wanita itu, tapi pesannya jangan dipakai semua, sisanya dia minta dikembalikan, percaya ga percaya akupun mengambilnya, meski dalam hati bertanya juga mau dicobain ke siapa ya, wanita di rumahku Cuma ada pembantuku sementara istriku sedang pulang ke rumah orang tuanya…. ah sudahlah sementara disimpan dulu…

Pertandingan bola sudah berlangsung 45 menit, televisi sudah menghadirkan komentator dan diselingi iklan, di waktu jeda seperti itu bapak-bapak biasanya juga ikut komentar sambil ngobrol satu sama lain. Akupun ke luar sebentar untuk menjernihkan mataku yang sedikit pedes, aku keluar di halaman rumah untuk beberapa saat. Kemudian muncullah dua anak SMA masih dengan seragamnya menyapaku karena lewat depan rumahku, aku mengenali mereka berdua anak tetangga RT sebelah, namanya Fera dan Dita. Setelah berjalan beberapa langkah melewati rumahku tiba-tiba mereka berhenti dan sepertinya saling berbisik kemudian kembali lagi mendekatiku, mereka menyodorkan sebuah Proposal untuk kegiatan Karangtaruna, aku terima proposalnya dan aku suruh mereka kembali lagi nanti sore untuk ambil uangnya.

Akupun masuk ke rumah melanjutkan nonton TV pertandingan sepakbola, semakin seru dan sesekali bapak-bapak bersorak ketika tim kesayangannya berhasil menjebol gawang lawan. Beberapa menit kemudian pertandinganpun selesai dengan hasil imbang 2-2. Satu persatu mulai pamit pulang dan rumahkupun kembali sepi. Pembantuku mulai membersihkan ruangan dan mencuci gelas-gelas kotor karena memang tadi tetanggaku banyak sekali yang datang. Perutku mulai terasa lapar dari tadi belum makan, akupun menuju ruang makan.

Pembantuku membuatkan teh panas dan menaruhnya di dekatku, ide jahil muncul dalam pikiranku, aku ingin menguji keampuhan obat perangsang cair yang diberi Pak Salman tadi, kuteteskan obat Perangsang cair ke dalam teh panas dan aku memanggil pembantuku, “Dina, ini tehnya buat kamu aja, aku dari tadi sudah terlalu banyak minum manis, aku air putih saja”. Dina pun memberikan air putih kepadaku dan membawa teh panas itu ke dapur. “Jangan dibuang lo Din, sayang, kamu minum aja gapapa”, kataku.

Dan jebakanku pun berhasil, kuperhatikan dari ruang makan, Dina meminum teh panas yang sudah kucampur dengan obat perangsang wanita tadi. Hampir setengah gelas ia teguk, dan ia melanjutkan mencuci gelas dan piring, beberapa saat kemudian ia meminum lagi teh itu dan menghabiskannya, mungkin karena gelasnya mau sekalian dicuci.

Wah, jebakanku berhasil, Dina sudah meminum semua, aku tinggal menunggu reaksi obat perangsang wanita itu. Beberapa menit kemudian Dina mengambil sapu untuk membersihkan ruang tamu, aku pura-pura cuek masuk ke kamar dan membaca koran, tapi pintu kamar kubiarkan terbuka untuk memperhatikan gerak-gerik Dina dari kejauhan, ternyata benar gelagat Dina mulai tampak aneh, dia menyapu tak selincah biasanya, tatapannya seperti melamun mirip orang yang sedang memikirkan sesuatu.

Dina meletakkan sapunya dan masuk ke dalam kamarnya.
Aku keluar kamar pura-pura ke kamar mandi, sesampai di depan kamar Dina kuintip dia dari lubang yang di pintu, Wah….dugaanku benar, Dina masturbasi untuk memuaskan nafsunya, ternyata khasiat
obat perangsang wanita itu sudah terbukti, kulanjutkan mengintip Dina mencoba tak mengeluarkan suara, takut mengganggu konsentrasi Dina, lagipula aku menikmati pemandangan itu, ternyata tubuh Dina indah juga, wajahnya nampak cantik sewaktu melakukan masturbasi, dia membuka lebar-lebar pahanya, selangkangannya diraba-raba dengan tangannya sendiri dan satu lagi tangannya meremas-remas payudaranya.

Matanya terpejam bibirnya sedikit tergigit seperti menahan nikmat yang begitu hebat. Kemudian jarinya ia masukkan ke dalam Vaginanya yang lebat dengan rambut hitam di sekelilingnya. Dikocok-kocoknya Meki Dina jarinya keluar masuk semakin cepat kemudian melambat dan kemudian dipercepat lagi, dimainkannya itil yang sedikit nampak berwarna merah, diputar-putar kemudian digesek-gesek. Wajahnya mendongak ke atas dengan mata tetap terpejam Dina mempercepat jarinya keluar masuk ke dalam vaginanya, Terus terang akupun mulai terangsang, aku membuka perlahan retsletingku dan kukeluarkan kontolku, dengan tangan kananku kuurut-urut penisku maju mundur, aku onani di depan pintu kamar Dina.

Sambil terus mengintip dari lubang pintu itu kubayangkan aku sedang meniduri Dina, aku berada di atas tubuh Dina dan memasukkan penisku ke dalam Mekinya, bayangan itu semakin jelas dalam pikiranku yang semakin kotor, aku mengocok penisku terus menerus tapi berusaha tak mengeluarkan suara, takut Dina mengetahuinya, beberapa saat kemudian Dina sedikit mengerang tapi mencoba menahan suaranya, pinggulnya naik sedikit ke atas kepalanya merebah ke samping tangannya keluar masuk Mekinya semakin cepat dan kemudian terhenti, Dina terkulai lemas sepertinya dia sudah mencapai puncaknya, Dina orgasme, sementara aku masih onani karena nanggung penisku sedang nikmat-nikmatnya dikocok, kuintip Dina masih terkulai lemas dengan pahanya masih terbuka lebar, kukocok-kocok kembali semakin cepat sambil kuperhatikan gundukan Mekinya yang basah, oh menggairahkan sekali, tak lama kemudian aku pun mengeluarkan sperma di depan pintu Dina, cepat-cepat kubersihkan dengan keset di dekat pintu kamarnya dan kumasukkan kembali kontolku, aku pun kembali ke kamarku berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

Dari Casino Online kamar kulihat Dina melanjutkan menyapu lantai ruang tamu, kuperhatikan Dina dan kuingat pemandangan tadi ternyata Dina cantik juga sewaktu telanjang, Jam menunjukkan pukul 5 sore, aku keluar dari kamar untuk memberi makan ikan-ikanku di akuarium, Dina mendekatiku membawa sebuah tas kecil, dia tampak cantik sepertinya segar habis mandi dan berdandan dengan sedikit make up di wajahnya, dia pamit mau pulang karena di rumahnya ada hajatan mungkin besok sore baru bisa kembali lagi.

aku memberi uang Rp.50.000 untuk naik angkot dan ojek. Dina pun berlalu dari pandanganku dan kuperhatikan dari belakang bokongnya yang tampak sintal dan seksi, kubayangkan dia telanjang seperti tadi sore waktu dia aku intip sedang masturbasi. Dina memang cantik untuk ukuran seorang pembantu, sayang mungkin karena faktor ekonomi jadi orangtuanya tidak mampu membiayainya sekolah.

Beberapa saat kemudian pintu rumahku diketuk, sepertinya ada tamu.
Ternyata Dita, anak SMA yang tadi memberiku proposal dan aku janji mau memberikan sumbangan sore ini, aku menyuruhnya masuk. “Mana Fera?”,tanyaku. “Fera ke rumah Pak RW ngambil sumbangan juga, kami bagi tugas”,jawab Dita. Aku pun masuk ke dapur dan membuat Dita minuman, saat memasukkan gula ke dalam gelas, muncul niat jahilku, aku teringat dengan obat tetes yang tadi sukses mengerjai Dina pembantuku.

Akupun mencoba untuk ngerjain Dita, kuteteskan beberapa tetes ke dalam teh yang aku buat untuk Dita dan kubawa ke ruang tamu. Aku mempersilakannya minum dan kukatakan padanya bahwa pembantuku sedang ada perlu dan pulang ke rumahnya, jadi aku yang membuatkan minuman. “Ah jadi ngrepotin om, makasih ya”, Dita meminum seteguk dan kami pun ngobrol, kuperhatikan Dita menjelaskan panjang lebar tentang kegiatan yang akan dilaksanakan sambil kuperhatikan sesekali dia meneguk minuman yang kucampur obat tetes itu.

Aku menunggu reaksinya tapi berpura-pura memperhatikan apa yang dia omongkan. Beberapa menit kemudian Dita mulai tersedak, omongannya mulai sedikit gagap dan sebentar-bentar terhenti, aku tersenyum kecil dan dalam hati bersorak karena obat perangsang wanita itu mulai menunjukkan reaksinya, kaki Dita bergerak-gerak kecil seperti menggesekkan pahanya ke Mekinya, tapi dia berusaha menyembunyikannya dariku, padahal aku tahu itu karena libidonya mulai naik. “Minumnya dihabiskan mumpung masih anget, apa aku tambah lagi?” kataku.

“ah u…udah ga usah ma…makasih”, jawabnya sambil sedikit terbata dan menghabiskan minumnya, Dita berdiri dan mau pamit. Dia mengulurkan tangannya untuk bersalaman, kupegang tangannya dan kurasakan sedikit bergetar, “Nanti aja pulangnya, kita ngobrol dulu”, kudekati tubuhnya dan kupegang tangannya yang satu lagi. kami pun berpegangan tangan dan berdiri berhadapan, Dita mulai salah tingkah, kutarik tubuh pelan-pelan dan sedikit menyentuh tubuhku, kurasakan dadanya berdegup kencang dia menundukkan pandangannya. Kuangkat dagunya dan dia menatapku, kami bertatapan dengan mesra kusentuh bibirnya yang mungil, Dita diam saja dan kurasakan dadanya semakin berdegup kencang.

Kudekatkan tubuhku hingga tubuh kami bersentuhan kupegang pinggulnya, dan menariknya ke tubuhku pelan-pelan. Kudekatkan bibirku ke wajahnya, kusentuh bibirnya dengan bibirku, Dita diam saja malah memejamkan matanya seolah mengijinkan aku menciumnya, selanjutnya bibir kami pun berpagutan, kami berciuman cukup mesra layaknya dua orang yang saling mencintai. Tanganku mulai bergerilya, kuremas-remas bokongnya dengan tanganku, kontolku mulai ereksi karena bersentuhan dengan Mekinya yang kenyal. Tubuh kami bergerak-gerak seperti sedang mencari kenikmatan yang mulai terasa mengalir ke darah kami masing-masing.

Togel Singapura Kudorong tubuhnya ke pintu kupeluk dia dan ciuman ku turunkan ke lehernya, kuciumi lehernya yang putih dan itu membuat Dita semakin pasrah dalam kenikmatan, kuturunkan lagi wajahku menciumi dadanya, sambil perlahan tanganku mengangkat kaosnya ke atas, kuremas dadanya dengan tanganku, Dia menggelinjang kuciumi kembali lehernya dan kubuka pengait BHnya dari belakang, Kini puting susunya nampak jelas di depanku, kumainkan dengan jariku dan kuremas-remas kemudian kuhisap-hisap, Dita menggelinjang dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Dita mulai kesetanan, aku semakin bernafsu saja melihat Dita yang pasrah menyerahkan tubuhnya untuk kunikmati.

Tanganku turun ke bawah menyelinap ke dalam celana Dita, kurasakan kehangatan Meki Dita yang masih mungil, kugesek-gesek dengan jariku dan kucoba memasukkan dengan lembut jariku ke dalam Mekinya, Dita memegang tanganku seperti menahan dan menyuruhku memasukkan jariku dengan perlahan. Akupun memasukkan jariku jauh lebih ke dalam, Dita mendesah semakin nikmat. Aku juga semakin bersemangat mengocok-ngocok jariku ke dalam vaginanya.

Tanganku ingin semakin bebas meraba-raba Mekinya sehingga aku turunkan saja celana Dita sekaligus celana dalamnya, Dita memelukku erat seperti tidak ingin kehilangan kenikmatan itu. Kubalas pelukannya dengan memeluknya juga semakin erat, kuraba-raba Mekinya dan kujilati puting susunya. Aku sangat menikmati permainan itu, Kugendong tubuh Dita masuk ke dalam kamarku, kurebahkan dia di atas kasur, kutelanjangi dia dan dia diam saja hanya sedikit menutup vaginanya dengan tangannya mungkin malu. Akupun melepaskan baju dan celanaku, sehingga kami berdua sama-sama telanjang bulat. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan rejeki nomplok sehebat ini.

Seorang cewek cantik SMA yang tentunya sedang nikmat-nikmatnya kini bertelanjang bulat di depanku dan pasrah aku entot. Oh ini berkat obat perangsang wanita Potenzol dari Pak Salman. Aku membuka pahanya lebar-lebar dan menidurinya, kuciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas kedua belah dadanya, penisku seperti menemukan sarangnya, tangan Dita memegang penisku dan mengarahkan ke dalam lubang senggamanya, beberapa saat kemudian sleeppppp penisku masuk ke dalam vagina Dita, dinding vagina yang masih sempit memberikan sensasi kenikmatan yang luar biasa bagiku. penisku seperti disedot-sedot oleh Mekinya, sempit kenyal dan hangat,oh nikmat sekali.

Kukeluar masukkan Penisku dengan lembut karena takut menyakiti Dita, kukocok-kocok dengan perlahan kukeluarkan dan kumasukkan lebih ke dalam. Dita mengerang kenikmatan, bibirnya digigit dengan giginya, aku juga semakin nikmat saja. Kuangkat pahanya ke atas, kutarik penisku dan kumasukkan dari arah atas Mekinya, kumasukkan lagi perlahan dan sleepp… kontolku masuk lagi ke lubang Mekinya yang semakin hangat, kini penisku menancap semakin dalam di lubang vagina Dita.

Dita memelukku semakin erat, terus saja kukocok-kocok kontolku keluar masuk dan semakin cepat kemudian semakin cepat dan penisku terasa panas spermaku seperti mau keluar, cepat-cepat kucabut penisku takut spermaku masuk di dalam, nanti Dita hamil. Kugesek-gesekkan kontolku di belahan dada Dita, tangan Dita membantu mengurut-urut penisku, dan cuuurrrr spermaku pun keluar membasahi dada Dita, Kukocok-kocok terus untuk membersihkan sisa-sisa sperma di dalam penisku.

Poker Online Oh nikmat sekali ngentot Meki anak SMA, kapan-kapan akan kuulangi lagi, Dita sudah bersedia menyerahkan tubuhnya ke aku, ah siapa tahu besok Fera atau temannya kesini akan kuberi obat perangsang Ampuh juga dan akhirnya … kuentot juga… ahhh ahhh aaaahhh nikmatnya….
 
Copyright © KUAT SEX BANGET. Designed by OddThemes