Semenjak Poker Online rumor sundel bolong berkeliaran di kampungku meluas, kini hampir selepas isya tak ada warga yang berani keluar rumah. Bahkan satpam perumahan yang biasa melakukan patrol, kini sudah takut untuk tugas setelah dikerjai habis-habisan oleh hantu sundel bolong.
Menurut penuturan pak joko (satpam perumahan) kejadian itu bermula ketika dirinya melakukan tugas rutin patroli di sekitar perumahan. Seketika melintasi rumah mbak nana, pak joko mendapati seorang wanita berbaju serba putih berjalan mondar – mandir di halaman rumah mbak nana. Karena menaruh curiga kepada wanita itu, pak joko pun mendatangi wanita tersebut guna menanyakan maksud dan tujuan di rumah mbak nana. Baru sampai depan pintu pagar rumah mbak nana, mata pak joko terperanjat melihat wanita tersebut memalingkan tubuhnya sekan menunjukkan bagian bolong di tengah punggungnya. Seketika itu pula dengan spontan pak joko lari tunggang langgang sembari berteriak ‘sundel bolong’ hingga pada akhirnya pak joko berhasil ditenangkan oleh beberapa penjual nasi yang berada disekitar komplek perumahan.
Aku yang mendengar cerita itu tak langsung percaya begitu saja sebelum melihat dan menyaksikan sendiri akan kebenarannya. Kebetulan rumahku berada persis di depan rumah mbak nana (tempat sundel bolong menampakkan diri pertama kali). Maka dengan niat dan tekat yang kuat aku mencoba membuktikan kebenaran rumor hantu sundel bolong yang terlanjur viral di sekitar komplek perumahan. “semoga sundel bolongnya cantik, lumayanlah bisa ku buat teman tidur” gumanku dalam hati.
Memang pada dasarnya aku tergolong pemberani. tak pernah terbesit untuk takut kepada mahluk-mahluk yang tak kasat mata. Karena bagiku, setan adalah mahluk lemah yang tidak bisa berbuat apa-apa kepada manusia. Mereka hanya berusaha menakut-nakuti dengan sedemikian rupa bentuk untuk menggoyahkan iman seseorang. Walaupun belum pernah bertemu atau menyaksikan bentuk setan yang sesungguhnya, aku tetap menantang kehadiran setan sundel bolong itu.
Hingga akhirnya, waktu menunjukkan tepat pukul 23.00 maka segeralah aku keluar rumah. Dengan mengenakan setelan celana pendek dan kaos oblong aku beranjak meninggalkan rumah. Kulihat sekitar perumahan Nampak sepi, sunyi dan remang-remang. Terlebih lagi saat kupandangi rumah mbak nana yang gelap gulita tanpa ada penerangan sama sekali. Aku memaklumi keadaan rumah mbak nana yang gelap gulita, karena memang mbak nana jarang sekali pulang ke rumahnya.
Mbak nana memang jarang sekali pulang. Pekerjaannya sebagai pialang sukses, telah mengubah gaya hidupnya menjadi seorang yang lupa akan rumah bahkan rumah tangga. Sejak resmi bercerai dengan suaminya enam bulan silam, mbak nana makin jarang sekali terlihat dirumah. Tak salah kalau kondisi rumahnya terlihat tak terawat dan tak berpenghuni. “ini rumah orang atau rumah setan nih, pantes saja kalau jadi markas sundel bolong” gumanku dalam hati setelah mengamati rumah mbak nana yang terbengkalai.
Setelah cukup lama mengamati rumah mbak nana, tak juga aku bertemu dengan sundel bolong yang diceritakan pak joko itu. Alhasil aku memutuskan untuk kembali masuk ke rumah. Baru saja aku mulai membuka gerbang pagar rumahku, mataku menangkap sosok seorang wanita berjalan dikejauhan ujung perumahan. Sayup-sayup aku terus memperhatikan hendak kemana wanita ini akan menuju. Semakin lama wanita itu terus mendekat dan berjalan ke arahku, hingga semakin dekat aku baru mengenal sosok tersebut. Ternyata wanita itu adalah mbak nana tetangga depan rumahku. Lantas aku menunggu kehadiran mbak nana.
“eh…mbak nana, kemana saja mbak kok gak pernah kelihatan” sapaku ketika mbak nana tiba di depan Casino Online rumahnya. Mbak nana hanya tersenyum sembari menganggukkan kepala kepadaku. Tanpa basa-basi, aku segera menghampiri mbak nana untuk sekedar ngobrol-ngobrol ringan dengannya. “malam banget pulangnya mbak, habis dari mana nih?” tanyaku. Lagi-lagi mbak nana tak menjawab pertanyaanku. Ia hanya senyum tipis sambil menundukkan kepalanya. “ ya sudah, silahkaan mbak lanjut. saya juga mau balik ke rumah kalau begitu” ujarku yang juga tak mendapatkan respon darinya.
Akhirnya aku berbalik arah dan menuju gerbang rumahku. Baru selangkah aku masuk halaman rumah, mbak nana memanggilku “mas Indra”. “iya mbak, ada yang bisa saya bantu?” sahutku. “ehmm…gimana yah… Begini mas, kebetulan kunci rumahku tertinggal entah dimana. Bisa tidak mas antar saya ke hotel dekat-dekat sini” ujar mbak nana. “bisa mbak, tapi daripada mbak nginap di hotel apa tidak sebaiknya mbak menginap dirumah saya saja?” ucapku dengan penuh keyakinan. Tanpa basa-basi mbak nana menganggukkan kepalanya tanda setuju. “kalau begitu, mari silahkan masuk mbak.” Pintaku, mempersilahkan mbak nana.
Segera aku antar mbak nana menuju ke kamar tamu. “mbak nana pasti capek yah, mari mbak silahkan beristirahat” sambil membukakan pintu kamar tamu. Setelah itu aku pamit meninggalkan mbak nana dan menuju tempat tidurku yang letaknya tak jauh dari kamar tamu. Setelah berada di tempat tidurku, segera ku Tarik selimut dan mencoba untuk memejamkan mata. Entah mengapa, pikiranku seolah tak lepas membayangkan mbak nana yang begitu mearik hati. Apalagi pakaian yang ia kenakan tadi terlihat sangat seksi dan menggoda hingga terlihat belaian dada yang cukup mempesona.
Setelah sekian lama menghayal yang jorok tentang mbak nana, tiba-tiba aku teringat bahwa pintu kamar tamu tidak ada kuncinya. Maka segera aku beranjak dari tempat tidurku menuju kamar tamu. Kini yang ada dibenakku hanyalah mbak nana, mbak nana, mbak nana dan mbak nana. Sampai-sampai terbesit pikiran untuk memperkosanya.
Perlahan aku mulai membuka pintu kamar tamu yang tak terkunci. Setelah pintu terbuka sedikit, aku menyaksikan pemandangan yang begitu menggoda. Sepasang mataku ini terbelalak melihat tubuh indah janda cantik yang terbaring di ranjang tanpa sehelai benang pun menutupinya. “apa mbak nana sengaja tidak mengenakan pakaian agar dengan mudah aku menjamahnya?” pikirku dalam hati. Tak menunggu lama segera aku mendekat menuju pemandangan laksana surgawi itu, namun tetap dengan kewaspadaan extra. Hehheheeeeeee
Setelah aku mendekat, terlihat begitu jelas tubuh indah mbak nana dihadapanku. Ku saksikan begitu indah gunung kembar yang menjulang keatas serta puncak gunung yang mengacung tegak sekan ingin segera ku jamah. Sekejap pandanganku beralih dibagian bawah perutnya yang bak hutan rimba ditengah gurun pasir, Begitulah aku mendiskripsikannya. Kulihat bulu lebat mengitari bagian Mrs.V diantara kulitnya yang kuning langsat.
Tanpa terasa aku sangat terangsang akan hal itu. Dengan segera aku melepaskan pakaian yang ku kenakan, lalu dengan sangat hati-hati aku mulai naik ke atas ranjang untuk melebarkan kedua paha mbak nana agar dengan mudah aku memasukkan organ vitalku ke lubang senggama miliknya. aku rasa rencanaku berjalan mulus. Karena mbak nana terlihat masih tertidur pulas tanpa bergerak sama sekali. Entah dia memang tertidur atau sengaja memberi keleluasaan aku untuk mengeksplore tubuh seksi miliknya. “ dasar janda” gumanku.
Karena ku yakin situasi aman, segera aku masukkan organ vitalku kedalam lubang senggama mbak nana. “mak bllleeesssss” dengan mudah Mr.P ku ambles kedalam palung dalam janda seksi ini. Entah karena lubangnya yang begitu lebar atau memang senjataku yang kecil sehingga dengan mudah organ vitalku masuk kedalam Mrs.V mbak nana. Tapi yang jelas, menurutku Mrs.V mbak nana lah yang sudah kendor dan berdiameter besar karena menurut mantan-mantan pacarku terdahulu, senjataku termasuk kategori “big tits’ begitu kata mereka..hahahahhahaaaa…
Dengan ritme yang tak menentu, aku terus memainkan dan memompa organ vitalku keluar masuk mrs.v mbak nana. Berbagai macam cara kuperagakan untuk memuaskan nafsu birahiku. Namun begitu, mbak nana tak kunjung juga membuka kedua matanya. Begitu juga expresinya yang tak berubah, masih terlihat seperti orang tidur, Terlebih lagi seperti mayat. Namun aku tak menghiraukannya. Yang terpenting saat ini adalah aku puas telah menyalurkan nafsuku untuk menidurinya.
Sekian lama aku memainkan organ vitalku pada mrs.V mbak nana, tak kunjung juga aku mencapai klimaks atas permainanku. Hingga akhirnya tubuhku jatuh lemah tak berdaya diatas tubuh mbak nana. Keringatku tak henti bercucuran hingga membasahi tubuh mbak nana dan juga seprei kasurku. Aku merasa sangat letih, lesu, capek hingga tak bertenaga padahal aku belum mencapai orgasme. Ingin sekali aku manahlukkan persenggamaan ini, namun sayang staminaku tak mendukung untuk melanjutkannya. Hingga tanpa sadar aku tertidur diatas tubuh bugil mbak nana.
“Asholatu khoirum minan naum….asholatu khoirum minan naum”. Sayup-sayup terdengar suara azan subuh merasuki rongga telingaku. Aku yang tengah dilanda kelelahan mencoba membuka sepasang kelopak mata ini. Setelah mata terbuka, aku sudah tak menjumpai mbak nana di kamar. Dengan sempoyongan aku mencarinya di dalam rumah namun tak juga aku menemukannya. Hingga akhirnya aku bergegas ke kamar mandi untuk melakukan mandi. Karena aku mencium bau tubuhku yang begitu menyengat bak bau sampah yang sudah sangat membusuk. Maka bergegaslah aku mandi dan melaksanakan sholat, sekaligus memohon ampunan kepada Allah atas dosa besar yang telah ku perbuat semalam.
Setelah selesai Agen Bola Terpercaya melakukan sunah-sunah sebelum sholat, kini dengan mantap hati ini menatap kiblat lalu melantunkan niat dan takbiratul ikhram “Allahu Akbar”. Ayat demi ayat suci aku lantunkan dalam sholat yang diiringi deraian air mata yang mengalir dan tak terbendung lagi. Begitu khusyuk dan penuh pengharapan agar kiranya sang Maha Agung mengampuni kesengajaan yang telah ku lakukan. Hingga tanpa sadar aku tertidur dalam kekusyukanku memohon ampunan.
“wiuuu…wiuu…wiuu…wiiiuuuu” suara sirine berbunyi sangat nyaring hingga memekakan telingaku. Aku yang terbangun, segera bergegas melihat dari jendela ada apakah gerangan sirene mobil mengaung-ngaung bersahut-sahutan. Kulihat di depan rumahku dipadati orang banyak, dua mobil polisi dan satu mobil ambulan. Entah apa yang sedang terjadi, aku hanya menyaksikan kebanyakan dari mereka memfokuskan diri kearah rumah mbak nana. Dengan segera aku keluar rumah untuk memastikan apa yang sesungguhnya terjadi.
Setelah aku keluar dan berada di kerumunan orang banyak aku mulai menanyakan kepada sebagian mereka apa yang sesungguhnya telah terjadi. “itu mas, mbak nana ditemukan telah menjadi mayat di dalam rumahnya” terang mereka. Tentu, aku sangat kaget dan ketakutan setelah mendengar pernyataan orang-orang. “jangan-jangan mbak nana bunuh diri setelah kuperkosa semalam” pikirku dalam hati.
Diriku yang dihinggapi rasa bersalah mencoba memastikan apa yang sesungguhnya telah terjadi kepada mbak nana. Aku mencoba mendekat hingga memasuki police line yang terpasang di depan pagar tiba-tiba dihentikan oleh Kapolsek setempat. Kapolsek bertutur untuk saat ini masih dilakukan proses evakuasi dan identivikasi terhadap jenazah sehingga warga dilarang mendekati area kejadian yang telah diberi pembatas police line.
Pak RT yang berada disekitar mencoba mengeluarkanku dari police line dan membawaku menjauh dari TKP. “pak, ini apa yang sebenarnya sudah terjadi?” tanyaku kepada pak RT. Lalu pak RT memberi penjelasan kepadaku bahwasanya, warga dibantu oleh aparat kepolisian tadi pagi berusaha masuk ke dalam rumah mbak nana. Karena menurut penuturan tetangga sebelah rumah almarhummah mbak nana sering mencium bau busuk sejak sepekan terakhir ini. Terlebih lagi, pusat bau diperkirakan bersumber dari dalam rumah mbak nana. Dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar adanya. Bau tersebut berasal dari mayat mbak nana yang sudah membusuk. Polisi menduka mbak nana telah meninggal dunia sekitar sebulan yang lalu hal itu diperkuat dengan kondisi mayat yang membusuk dan lengket dengan pakaian yang ia kenakan. Yang lebih menghebohkan lagi adalah polisi menduga bahwa mbak nana meninggal dalam keadaan mengandung. Untuk penyebab kematian mbak nana, masih dalam pengecekan tim polisi.
Aku yang sedari tadi sudah sangat kebingungan dan ketakutan, semakin menjadi setelah mendengar penuturan pak RT barusan. “lantas, hantu sundel bolong yang kemarin mengguncang perumahan kita apa ada hubungannya dengan mbak nana pak?” tanyaku kepada pak RT. “yah…bisa jadi mas, mungkin itu cara mbak nana memberikan petunjuk agar segera ditemukan dan dikebumikan dengan layak” iujar pak RT. “kalau begitu saya mau pamit ke rumah dlu, pak RT” ucapku. “silahkan mas” timpal pak RT.
Di dalam rumah aku masih dilanda kebingungan dan ketakutan. “berarti, semalam yang sedang ku perkosa adalah setan sundel bolong???” tanyaku dalam hati. “ahhhhh…siiaaall, pantes saja lubang Mrs.V nya tak terasa sama sekali. Jangan-jangan kemaluanku semalam bukan masuk kedalam Mrs.V nya, tapi masuk ke lubang punggungnya yang bolong” gumanku… Togel Singapura





Posting Komentar